Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribunners
LIVE ●

Tribunners / Citizen Journalism

Beda Orang Australia dan Indonesia Ketika Pergi ke Kebun Bunga

Mereka datang untuk mengagumi bukan merusak. Mereka tahu, bukan hanya mereka saja yang ingin menikmati.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Beda Orang Australia dan Indonesia Ketika Pergi ke Kebun Bunga
Tribun Jogja/Imam Thohari
Bocah cilik bergaya saat difoto keluarganya berlatar kebun bunga lili di Dusun Ngasemayu, Desa Salam, Patuk, Gunungkidul, Sabtu (28/11/2015). 

Ibarat nasi sudah menjadi bubur, kejadian di kebun Lili tidaklah perlu disesali. Bunga Lili yang hancur bisa menjadi pelajaran. Untuk para pengunjung, boleh foto selfie tapi tolong jangan selfish.

Andapun pasti kecewa kalau sudah jauh-jauh datang dengan harapan menemukan keindahan, tapi ternyata hanya menmukan kehancuran. Untuk Pak Sukadi, peristiwa di kebun Lili miliknya, mungkin bisa dijadikan pertimbangan untuk memfasilitasi para pecinta swafoto untuk bisa berfoto dengan Lili tanpa merusak, contohnya seperti yang ada di Tulip Farm.

Pengelola membuat petak-petak diantara tulip, sehingga pengunjung bisa berfoto ditengah-tengah tanpa menginjak bunga. Sehingga tahun depan, saya bisa ikut menikmati keindahan di kebun Lili Bapak.

Halaman 2/2

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas