Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribunners
LIVE ●

Tribunners / Citizen Journalism

Tips Aman Beriventasi di Negara Berkembang

Pasar keuangan global dalam keadaan kacau, hal ini ditandai dengan kondisi perekonomian di negara China dan Amerika Serikat yang sedang goyah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Tips Aman Beriventasi di Negara Berkembang
Ist

Presiden Joko Widodo di Indonesia telah membuat dampak yang signifikan sejak berkuasa.

Perubahan undang-undang kepemilikan asing di negeri ini, mendorong munculnya demand yang besar dari pasar.

Harga rata-rata hunian dengan dua tempat tidur di sana berkisar $ 62.864. Di banyak negara berkembang, pemerintah menstabilkan dan membuka diri terhadap investasi asing.

Equity Retreat

Menurut laporan Bloomberg Business, tahun 2015 merupakan tahun dimana pasar saham global terdevaluasi.

Mulai dari AS gamemakers hingga ke pembuat alat listrik Cina turun rata-rata 11 persen pada 2016.

Masalahnya adalah bahwa ketika investor menjadi risk averse (menolak resiko) disaat yang sama, akan berpengaruh kepada performa saham.

Rekomendasi Untuk Anda

Dengan kerugian besar tersebut, akhirnya saat ini membuat konsumen mulai beralih ke real estate.

Negara seperti Sri Lanka dimana hunian dengan dua tempat tidur dapat dibeli rata-rata seharga $ 160.981 dapat dianggap alternatif untuk para investor untuk mencari keuntungan.

Investasi di pasar negara berkembang adalah alternatif yang terbaik bagi mereka yang biasa bermain di pasar saham, tetapi tentunya dengan penelitian dan bantuan dari real estat yang profesional, properti bisa menjadi kunci untuk menyeimbangkan portofolio anda. 

Halaman 2/2

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas