Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribunners
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Blog Tribunners

Indonesia Bisa Maju Jika Libatkan Partisipasi Masyarakat

Setiap individu dengan segala kelebihan dan keterbatasan yang melekat di dalamnya memiliki sejumlah kebutuhan dan tujuan. Untuk mewujudkan kebutuhan d

Indonesia Bisa Maju Jika Libatkan Partisipasi Masyarakat
upgraders.org
Ilustrasi kemiskinan. 

 

TRIBUNNERS -Setiap individu dengan segala kelebihan dan keterbatasan yang melekat di dalamnya memiliki sejumlah kebutuhan dan tujuan. Untuk mewujudkan kebutuhan dan tujuan yang diinginkan tidak jarang membutuhkan bantuan dan kerja sama dengan individu lain, sehingga terbentuklah kelompok atau organisasi. Kemajuan organisasi ditentukan oleh para pengelolanya.

Pemimpin berperan sebagai motor pengerak dalam kehidupan organisasi, betapapun tingginya tingkat keterampilan dan kinerja yang dimiliki oleh para pelaksana kegiatan operasional, para bawahan atau anggota organisasi tetap memerlukan pengarahan, bimbingan dan pengembangan.

Agar organisasi dapat berjalan efektif, pemimpin harus melaksanakan empat peranan yaitu pemroduksian, pelaksanaan, pembaharuan, dan pemanduan. Anggota organisasi juga harus berperan aktif dalam organisasi.

Mengetahui tujuan organisasi, Mengetahui apa tugas dan tanggungjawabnya, dan Mengetahui segala konsekuensinya menjadi anggota organisasi. Selain itu anggota juga dituntut untuk berpartisipasi. 

Keterlibatan aktif dalam berpartisipasi, bukan hanya berarti keterlibatan jasmaniah semata.

Partisipasi dapat diartikan sebagai keterlibatan mental, pikiran, dan emosi atau perasaan seseorang dalam situasi kelompok yang mendorongnya untuk memberikan sumbangan kepada kelompok dalam usaha mencapai tujuan serta turut bertanggung jawab terhadap usaha yang ingin dicapai.

Organisasi pemerintahan akan berhasil dalam mencapai tujuan dan program–programnya jika orang-orang yang bekerja dalam organisasi tersebut dapat melaksanakan tugas-tugasnya dengan baik sesuai dengan bidang dan tanggungjawabnya.

Agar orang-orang dalam organisasi tersebut dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, maka diperlukan seorang pemimpin dan pegawai yang andil di dalamnya adalah orang yang mementngkan kepentingan orang banyak dan tidak mementingkan diri sendiri, serta bisa mengarahkan segala sumber daya yang ada menuju ke arah pencapaian tujuan.

Dalam suatu organisasi, berhasil atau tidaknya tujuan tersebut sangat dipengaruhi dua faktor, yaitu pemimpin dan orang yang dipimpinnya.

Agar kepemimpinan yang dilaksanakan oleh pemimpin tersebut efektif dan efisien, salah satu tugas yang harus dilakukan adalah memberikan kepuasan kepada orang yang dipimpinnya.

Jadi, jika menginginkan organisasi yang baik, maka di perlukan beberapa syarat, yaitu nilai visi , misi, aturan, rencana kerja, profrsonalisme, insentif dan sumber daya.

Dalam seminar yang diadakan oleh Asian Development Bank (ADB) di Fukuoka Jepang pada tanggal 10 Mei 1997 didapat sebuah kesimpulan, pengalaman negara-negara di Asia Timur memperlihatkan bahwa pemerintahan yang baik dan bersih (good and clean government) merupakan faktor penting dalam sebuah proses pembangunan (ADB, 1997).

Pertemuan ini juga menyepakati empat elemen penting dari pemerintahan yang baik dan bersih yaitu, accountability, transparancy, predictability, dan participation.

Kesimpulan ini tidak dapat dilepaskan dari adanya kesadaran bahwa tanpa keinginan mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih tidak mungkin melakukan pembangunan dengan baik.

Untuk mengarahkan agar tatanan penyelenggaraan pemerintahan berjalan sesuai dengan arah yang ingin dicapai yakni, efisiensi dan efektifitas penyelenggaraan pemerintahan.

Dengan tugas dan wewenang yang dimiliki oleh masing-masing lembaga atau instansi baik vertikal maupun daerah otonom.

Tentu saja diharapkan mampu memainkan tugas dan fungsinya secara optimal sebagai instansi pengemban amanat atau aspirasi rakyat sehingga dalam tatanan penyelenggaraan pemerintahan yang baik di tingkat pusat maupun daerah sesuai dengan apa yang menjadi kehendak dan tujuan yang hendak dicapai, serta terwujudnya pemerintahan yang bersih, efisien, efektif dan akuntabel serta transparan jauh dari praktik KKN.

Jika organisasi melakukan seperti hal di atas, yaitu menjadi pemerintah yang bersih, jujur, religius, serta mengemban amanah amanah yang diberikan dengan baik maka akan terwujudlah organisasi pemerintahan yang efektif dan efsien.

 

Penulis: uswatun khasanah
Editor: Samuel Febrianto
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas