Tribunners

Tribunners / Citizen Journalism

Tribunners

Waspadai Gangguan Intoleransi saat Hari Raya Idul Fitri

Ada yang terlewatkan dari perhatian aparat keamanan dalam persiapan pengamanan menghadapi perayaan hari raya Idul Fitri

Editor: Malvyandie Haryadi
Waspadai Gangguan Intoleransi saat Hari Raya Idul Fitri
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Ribuan umat Islam melaksanakan salat Idul Fitri di ruas jalan Ap Pettarani, Makassar, Sulsel, Jumat (17/7/2015). TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR 

PENGIRIM: HUMANIKA (Himpunan Masyarakat Untuk Kemanusiaan dan Keadilan)

TRIBUNNERS - Ada yang terlewatkan dari perhatian aparat keamanan dalam persiapan pengamanan menghadapi perayaan hari raya Idul Fitri 2016/1437 H.

Ternyata ancaman gangguan intoleransi tidak menjadi salah satu fokus perhatian aparat.

Dalam sambutannya pada saat memimpin apel gelar pasukan operasi Ramadniya 2016 yang digelar di Lapangan Ditlantas Polda Metro Jaya, Kamis (30/6/2016), Kapolri Badrodin Haiti sama sekali tidak menyinggung masalah ancaman yang berbau intoleransi.

Padahal setahun yang lalu, terjadi insiden Tolikara, dimana pelaksanaan salat Idul Fitri di Tolikara Papua dibubarkan oleh penganut agama tertentu.

Bahkan masjid tempat pelaksanaan Salat Idul Fitri dibakar massa.

Peristiwa tersebut bisa terjadi karena aparat gagal melakukan antisipasi.

Oleh karena itu, diharapkan insiden Tolikara dapat dijadikan pelajaran penting agar peristiwa serupa tidak terulang kembali.

Aparat keamanan sudah seharusnya memasukkan ancaman intoleransi sebagai salah satu prioritas pengamanan.

Ketiadaan penyebutan ancaman intoleransi dalam sambutan Kapolri mudah-mudahan hanyalah kealpaan redaksi semata.

Halaman
12
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
berita POPULER
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas