Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribunners
LIVE ●

Tribunners / Citizen Journalism

Satwa Kelaparan Kebun Binatang Bandung Diminta Ditutup

LSM Scorpion Wildlife Trade Monitoring Group melakukan unjuk rasa di halaman kantor Walikota Bandung, Jumat (29/7/2016).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Satwa Kelaparan Kebun Binatang Bandung Diminta Ditutup
Istimewa
LSM Scorpion Wildlife Trade Monitoring Group melakukan unjuk rasa di halaman kantor Walikota Bandung, Jumat (29/7/2016). 

Ditulis oleh : Marison Guciano, Investigator Senior Scorpion

TRIBUNNERS - LSM Scorpion Wildlife Trade Monitoring  Group melakukan unjuk rasa di halaman kantor Walikota Bandung, Jumat (29/7/2016).

Unjuk rasa digelar guna meminta Walikota Bandung Ridwan Kamil untuk menutup Kebun Binatang Bandung (KBB), Jumat (29/7/2016).

Setelah kematian seekor gajah bernama Yani, investigasi Scorpion menemukan adanya beruang madu yang kelaparan di KBB.

Kasus kematian Yani dan beruang yang kelaparan, menurut investigator senior Scorpion Marison Guciano, menunjukkan buruknya pengelolaan KBB.

"Ridwan Kamil tidak boleh menutup mata dan 'angkat tangan' terhadap penderitaan yang dialami satwa satwa di KBB. Buruknya perlakuan yang diterima satwa satwa di KBB telah merusak citra kota Bandung yang baik dibawah kepemimpinannya" tutur Marison.

Ia melanjutkan, kini kota Bandung telah  dikenal di dunia internasional justru karena perlakuan buruk KBB terhadap satwanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Marison menjelaskan, kasus kematian Gajah Yani dan beruang kelaparan adalah puncak gunung es dari buruknya pengelolaan kebun binatang Bandung.

"Jangan tunggu sampai satwa di sana kembali mati dan kita hanya bisa mencaci tetapi tidak melakukan upaya yang bisa menyelesaikan masalah," tutur Marison.

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas