Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribunners
LIVE ●

Tribunners / Citizen Journalism

Mengenal Virga dan Bahayanya Bagi Penerbang

Presipitasi atau hujan merupakan fenomena alam yang sering terjadi, dimana tetes-tetes air yang terkandung dalam awan jatuh ke permukaan bumi.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan

Adapun dampak yang ditimbulkan oleh microburst sendiri bagi pesawat yaitu pesawat yang terkena microburst bisa menyebabkan pesawat hilang kendali bahkan pesawat bisa turun beberapa ribu feet menuju permukaan tanah.

Apabila pesawat sudah hilang kendali maka tidak menutup kemungkinan kecelakaan bisa terjadi dan tidak sedikit juga kasus pesawat jatuh yang terjadi karena microburst ini.

Terkait dengan kecelakaan tersebut, pakar cuaca penerbangan menyebutkan bahwa microburst yang terjadi di ujung landasan adalah yang paling berbahaya terutama ketika pesawat hendak takeoff dan landing di ujung landasan pacu bandara.

Microburst sendiri tidak hanya menyebabkan downdraft, akan tetapi headwind (angin yang berlawanan arah dengan pesawat).

Dengan arah angin yang berlawanan ini akan menghambat pesawat saat landing dan memberikan tekanan saat take off, tailwind (angin yang datang searah dengan pesawat).

Saat pesawat akan landing apabila terjadi perubahan arah angin secara tiba-tiba dan menyebabkan posisi pesawat dan arah angin searah, hal ini dapat menyebabkan pesawat akan overshoot atau melewati ujung runway yang diakibatkan oleh dorongan dari Tail Wind.

Dan Cross Wind (angin yang bergerak dengan arah memotong lintasan runway) hal ini dapat mengakibatkan pesawat keluar dari jalur runway.

Rekomendasi Untuk Anda

Apabila di suatu bandara terjadi fenomena seperti disebutkan di atas, pihak meteorologi penerbangan atau BMKG yang terdapat di bandara tersebut pasti akan menginformasikan kepada maskapai sebelum pesawat melakukan takeoff dan landing sehingga pilot bisa melakukan antisipasi dan memperkirakan apa yang harus dilakukan ketika terjadi hal demikian sehingga kecelakaan pesawat bisa diminimalisir.

Fenomena virga tidak selalu disertai dengan kejadian microburst. Ada tidaknya microburst tergantung dari seberapa besar perbedaan temperatur, tekanan, dan banyaknya awan hujan yang terbentuk di atmosfer.

Namun demikian, walaupun tidak terjadi microburst di area terjadinya virga, alangkah baiknya jika melihat fenomena tersebut pilot segera menghindari dengan cara meminta izin menaikkan ketinggian kepada ATC (Air Traffic Control) untuk terbang di atasnya.

Halaman 2/2

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas