Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.
Diplomat Indonesia Pasarkan Potensi Jember ke Luar Negeri
Para diplomat berlomba memasarkan potensi Jember ke luar negeri, baik di bidang perdagangan, pariwisata, dan investasi.
Editor: Y Gustaman
TRIBUNNERS - Kabupaten Jember yang terus membangun, memiliki potensi ekonomi besar untuk dikembangkan, termasuk kerja sama dengan luar negeri. Diplomat Indonesia akan turut memasarkan Jember ke mancanegara sebagai bagian dari diplomasi ekonomi.
Untuk menggali potensi ekonomi Jember, sebanyak lima orang Diplomat Madya dari Kementerian Luar Negeri RI melakukan kunjungan ke Jember pada tanggal 4 sampai 6 Oktober 2016, sebagaimana disampaikan diplomat Enjay Diana, Kamis (6/10/2016).
Kelima diplomat yang berkunjung adalah Ahmad Syofian, Dini Apliana, Enjay Diana, I Gusti Agung Ayu Ratih Astary dan Landry Haryo Subianto.
Mereka merupakan peserta pendidikan dan latihan Sekolah Dinas Staf Luar Negeri RI (Sesdilu) angkatan ke-57 yang telah bekerja di Kementerian Luar Negeri antara 10 sampai 15 tahun dan pernah bertugas di Perwakilan RI di luar negeri.
Pada saat menerima kunjungan para diplomat, Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR didampingi para jajarannya dari Satuan Kerja Perangkat Daerah, menyampaikan dukungan atas upaya para diplomat untuk lebih mempromosikan Jember ke luar negeri. Jember memiliki potensi kerja sama di bidang perdagangan, pariwisata, dan investasi. Jember sedang mencanangkan kawasan ekonomi khusus (KEK).
Menurut Bupati yang sebelumnya berprofesi sebagai dokter ini, Jember siap mengirim tenaga medis profesional ke luar negeri, seperti telah dilakukan dalam kerja sama dengan Uni Emirat Arab dan Kuwait.
Di bidang perdagangan, Jember memiliki banyak produk yang dapat diekspor ke luar negeri, antara lain kacang edamame, kopi, kakao, produk usaha mikro kecil dan menengah, dan produk industri kreatif, batik serta cerutu. Jember juga terbuka bagi investasi asing di bidang infrastuktur.
Di sektor pariwisata, Jember berupaya menarik wisatawan asing dengan kegiatan-kegiatan di antaranya Jember Fashion Carnaval yang sudah bertaraf internasional dan International Jember Open Marching Competition. Selain itu, Jember memiliki objek-objek wisata yang menarik, seperti Pantai Papuma.
I Gusti Agung Ayu Ratih Astary, diplomat yang pernah bertugas di Konsulat Jenderal RI di New York mengatakan diplomasi ekonomi merupakan salah satu prioritas kebijakan luar negeri RI.
Melalui diplomasi ekonomi, Indonesia berupaya meningkatkan nilai dan volume ekspor perdagangan luar negeri, menarik investasi asing, dan meningkatkan arus wisatawan asing ke Indonesia.
“Diplomat sebagai marketer dapat memfasilitasi dalam mencari peluang kerja sama dengan luar negeri bagi kemajuan pembangunan bangsa Indonesia, termasuk daerah Jember,” kata Ratih Astary.
Selama di Jember, para diplomat bertemu juga dengan para pelaku usaha, yaitu Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Jember, PT. Mitratani Dua Tujuh, Jember Fashion Carnaval, dan Asosiasi Pengusaha Kopi dan Kakao Jawa Timur.
Menurut Direktur Sesdilu Dr. Nana Yuliana, kunjungan ke daerah sebagai bagian dari kurikulum Diklat diplomasi ekonomi yang bertujuan untuk lebih memahami dan menggali potensi ekonomi daerah dan membangun jejaring dengan para pemangku kepentingan.
“Kunjungan ini juga sebagai upaya untuk lebih mempromosikan Indonesia, termasuk daerah oleh para peserta Diklat, baik saat bertugas di Kementerian Luar Negeri maupun Perwakilan RI di luar negeri”, ujar Dr. Nana Yuliana.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.