Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.
Kemnaker Gabungkan 496 Bursa Kerja online di seluruh Indonesia
Sistem ini mendukung analisis pasar tenaga kerja yang akurat sehingga informasi ketersediaan tenaga kerja dapat sesuai tuntutan pasar
Editor: Malvyandie Haryadi
TRIBUNNERS - Kementerian Ketenagakerjaan telah berhasil mengoperasikan Bursa Kerja Online (BKOL) yang terintegrasi di 34 provinsi untuk percepat pengurangan angka pengangguran.
Sistem BKOL yang tersambung langsung dengan teknologi internet ini telah menjangkau 496 Kabupaten dan Kota yang tersebar di seluruh Indonesia.
Sistem yang terintegrasi dalam BKOL ini berisi data pencari kerja, lowongan pekerjaan, kesempatan pelatihan, job fair, dan penciptaan lapangan kerja termasuk kesempatan kerja bagi disabilitas.
Sistem ini mendukung analisis pasar tenaga kerja yang akurat sehingga informasi ketersediaan tenaga kerja dapat sesuai tuntutan pasar tenaga kerja domestik dan internasional.
“BKOL ini menyediakan informasi pasar kerja yang lengkap serta memfasilitasi proses hubungan langsung antara pencari dan pemberi kerja dengan memanfaatkan teknologi internet,” kata Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri saat menjadi membicara dalam konferensi international "Transformation in Work : Creating Job Rich Economies in The 21stCentury" yang digelar JustJobs Network di Berlin, Jerman (Selasa, 18/10) waktu setempat.
Dalam keterangan pers Biro Humas Kemnaker pada Rabu (19/10), Menaker Hanif mengatakan BKOL memiliki nilai penting dan strategis untuk mempercepat proses rekrutment dan penempatan tenaga kerja secara praktis, efisien dan efektif.
Serta membantu pencari kerja untuk menemukan pekerjaan yang diinginkan.
Para pencari kerja dan perusahaan yang butuh pekerja pun bisa mengakses ke laman http://infokerja.naker.go.id/ yang berada di situs http://kemnaker.go.id/ untuk mencari daftar lowongan perkerjaan yang tersedia atau membuka situs BKOL di wilayahnya masing-masing.
“Pemerintah Indonesia menyakini informasi pasar kerja yang kuat, efektif, dan inklusif menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan ketenagakerjaan untuk mengurangi angka pengangguran dan mendukung terwujudnya Sustainable Development Goals (SDGs) atau Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)," kata Hanif.
Pemerintah Indonesia optimis dapat terus menurunkan angka pengangguran secara bertahap.
Namun diperlukan suatu komitmen yang diimplementasikan dalam bentuk usaha yang serius dari instansi pemerintah, dunia usaha Serikat Pekerja/Serikat Buruh dan seluruh komponen masyarakat untuk mengatasi pengangguran yang dilakukan secara terencana, terkoordinasi, terpadu dan berkesinambungan.
Strategi Kurangi pengangguran
Dalam kesempatan ini, Menaker Hanif membeberkan kemajuan-kemajuan yang telah dicapai pemerintah dalam bidang perekonomian dan ketenagakerjaan.
Indonesia telah mencapai pertumbuhan ekonomi yang baik dalam tiga tahun terakhir. Tahun ini pertumbuhan ekonomi mencapai 5,18%, yang berarti meningkat dari dua tahun sebelumnya secara berturut-turut yaitu 4,67% pada tahun 2015 dan 3,78% pada tahun 2014.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.