Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribunners
LIVE ●

Tribunners / Citizen Journalism

Kepemimpinan Hastabrata Dalam Ratu Adil

Dalam ramalan Prabu Jayabaya atau pujangga Ranggawarsita disebutkan bahwa sosok yang dimaksud sebagai Ratu Adil adalah sosok manusia

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Toni Bramantoro
zoom-in Kepemimpinan Hastabrata Dalam Ratu Adil
foto Alex Palit
Bambu unik 

Watak rembulan

Memberi suasana tenteram pada sesama

Memberi penerang bagi yang gelap jiwa.

Mampu membaca ayat-ayat Allah,

Dengan rasa syukur,

Mampu menggugah kesadaran batin

Kesadaran akal dan budi baik manusia.

Rekomendasi Untuk Anda

 

III

Rakyat merindukan pemimpin

Yang berwatak seperti bintang;

Memiliki cita-cita dan harapan yang tinggi,

Untuk kesejahteraan dan kemakmuran.

Tidak hanya untuk diri sendiri,

Tapi juga untuk rakyat.

Sebagaimana watak bintang

Demikian hendaknya watak pemimpin.

Memperindah kegelapan di malam hari.

Tanggap dalam hidup dan kehidupan.

Dalam menghadapi persoalan besar

Tak gentar, dan tetap tegar!

 

IV

Rakyat merindukan pemimpin

Yang berwatak seperti langit;

Adalah akasa,

Adalah langit,

Yang melindungi

Yang mengayomi

Tanpa pilih kasih.

Memberi keadilan dengan berbagi musim

Pada segenap belahan bumi.

Menyuburkan segala daratan

Dengan limpahan hujan.

Demikian hendaknya watak pemimpin.

Di negeri Bhineka Tunggal Ika

Yang berazas Pancasila.

Melindungi dan mengayomi

Dan adil berbagi.

Luhur, pengasih, serta cinta pada keindahan.

 

V

Rakyat merindukan pemimpin

Yang berwatak seperti angin;

Menerobos kapan saja,

menyelusup ke mana saja,

dan merembes di mana saja.

Mempelajari

Segala perangai baik, segala perangai Buruk,

Tanpa yang bersangkutan mengetahuinya.

Dalam berhembus,

Memberi kesejukan tiada henti.

Raga tak tampak, jiwa merasakan

Kehadirannya.

Gagah berani, teguh sentosa.

Lemah gemulai sekaligus dahsyat.

Demikian hambeging bayu

Hambeging maruta

Watak angin.

Demikian hendaknya watak pemimpin

Teguh bersahaja,

Dalam mencermati hidup berbangsa.

Lantang bersuara,

Demi kesejahteraan rakyat semua.

 

VI

Rakyat merindukan pemimpin

Yang berwatak seperti samudera;

Senantiasa,

Menampung segala yang masuk ke dalamnya,

Tanpa menggerutu, tanpa berkeluh kesah.

Jiwanya luas,

Penuh kesabaran.

Serta siap menerima berbagai keluhan

Dan menampung beban orang banyak.

Demikian watak samudera.

Kandungan air yang dalam,

Yang senantiasa bergelora,

Adalah landasan dari segala kemampuan

Adalah landasan dari segala kelebihan.

Namun tetap bersahaja.

Jauh dari sifat takabur,

Jauh dari sikap menyombongkan diri.

Watak pemimpin hendaknya,

Tidak membeda-bedakan kelompok,

Tidak membeda-bedakan golongan,

Tidak membeda-bedakan suku,

Bangsa dan agama.

 

VII

Rakyat merindukan pemimpin

Yang berwatak seperti api;

Yang mampu mengolah

Semua masalah

Semua kesulitan

Menjadi pelajaran berharga.

Adalah agni

Adalah dahana

Adalah api.

Murah hati dalam mendidik

Rendah hati dalam menularkan ilmu.

Membimbing kematangan mental

Mengurai kebuntuan spiritual.

Demikian hendaknya watak pemimpin

Mampu menyelesaikan masalah

Secara bijak dan adil.

 

VIII

Rakyat merindukan pemimpin

Yang berwatak seperti bumi;

Kekayaan yang ia miliki adalah

Kekayaan hati;

Sabardrana,

Ati jembar,

Legawa,

Dan lembah manah,

Dalam melayani segala yang hidup.

Rendah hati menghadapi berbagai

Persoalan.

Luwes menanggapi berbagai perubahan.

Dialah Bumi,

Demikian hendaknya watak pemimpin.

* Alex Palit, citizen jurnalis, penyuka dan kolektor bambu unik, pendiri dan admin Komunitas Pecinta Bambu Unik Nusantara (KPBUN)

Halaman 4/4

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas