Asian Games Kebanggaan Bagi Indonesia
Jalanan, gedung-gedung, baliho, dan hampir semua penjuru di Indonesia ramai oleh corak Asian Games 2018. Sejauh mata memandang, terpampang gemilang lo
Meski diyakini memberikan kontribusi yang besar terhadap perekonomian Indonesia, sayangnya perhelatan ini hanya akan berlangsung selama beberapa minggu saja. Untuk itu, para pelaku UKM dituntut lebih kreatif agar kontribusi itu merata. Kreativitas akrab dengan pemuda. Maka dari itu, nampaknya pemuda rugi jika tak ambil bagian dalam gegap gempita Asian Games.
Sekarang, mari sejenak kita menengok peluang keterlibatan pemuda dalam Asian Games kali ini. Bukan hanya di bidang bisnis, ternyata INASGOC pun menyediakan ruang bagi pemuda Indonesia untuk ambil bagian menjadi volunteer selama perhelatan Asian Games 2018.
Banyak pemuda berbondong mendaftarkan dirinya menjadi volunteer, dan sebanyak 20.741 ditetapkan lolos menjadi volunteer, hal itu tentu menjadi kebanggaan dan pengalaman tersendiri baginya.
Bergabung sebagai relawan atau volunteer Asian Games tentu akan mewadahi dan mengarahkan potensi pemuda Indonesia ke arah yang positif.
Menjadi pemandu wisata, berinteraksi dengan pengunjung dari luar negeri, terlibat langsung dalam pelaksanaan Asian Games, tentu suatu hal yang dapat dibanggakan bagi volunteer.
Sebagai pesta olahraga, Asian Games juga tentu mendongkrak semangat olahraga Indonesia. Tak cuma fokus penyelanggaraan, aspek prestasi juga memunculkan perhatian penting.
Presiden Jokowi pun dengan konkret menyebut target bahwa Indonesia harus bertengger di peringkat sepuluh besar.
Bahkan kalau bisa masuk delapan besar. Hal itu pastilah akan menjadi pekerjaan rumah yang besar bagi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) beserta atlit yang terlibat termasuk peran supporter dari Indonesia demi meningkatnya prestasi olahraga Indonesia.
Baca: Ini Dia Harta Kekayaan Bupati Labuhanbatu yang Ditangkap KPK
Semangat Indonesia menjuarai Asian Games pun sebenarnya sudah terasa. Atlit sprint Indonesia, Lalu Muhammad Zohri yang berhasil memenangi kejuaraan lari seratus meter di Finlandia beberapa hari yang lalu, siap mengharumkan kembali nama Indonesia di Asian Games mendatang.
Tinggal bagaimana kita semua menyikapinya, tergantung pada persiapan kita. Menjadi tuan rumah Asian Games, tentu juga hal yang dapat menjadi pendongkrak semangat bagi atlit-atlit Indonesia yang bertanding. Barisan supporter tentu didominasi oleh orang Indonesia.
Rasanya, sekali lagi kita harus berbangga dengan terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 2018. Bukan cuma Palembang, bukan cuma Jakarta, tapi seluruh komponen masyarakat Indonesia patut merasakan kebanggaan ini.
Dengan semua kebanggaan dan optimisme yang ada, maka wajar jika jumlah anggaran yang diharapkan dari sponsor dan partner melebihi target.
Target awal penerimaan anggaran dari sponsor sebesar Rp700 miliar, namun saat ini justru sudah mencapai satu triliun.
Bagaimana tidak? Tentu perusahaan besar seperti BUMN dan perusahaan lainnya tidak ingin melewatkan kesempatan besar menampilkan logo perusahaannya dalam ajang olahraga yang akan ditonton ribuan bahkan jutaan pasang mata dari seluruh Asia itu.
Sebagai masyarakat Indonesia, saya tentu berbangga hati Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Saya pun ingin menularkan kebanggaan yang begitu besar kepada seluruh komponen masyarakat Indonesia.
Akhirnya, mari kita tinggalkan semua perbedaan, potensi konflik dan perpecahan yang hanya menghabiskan tenaga, lebih baik kita bersatu dan memfokuskan energi menyambut Asian Games yang sudah di depan mata. Bersama kita ulangi kegemilangan yang tertoreh pada tahun 1962 silam. Semua siap?
Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.
Baca tanpa iklan