Mengenali Efek Hipertensi pada Tubuh Anda
Hipertensi, atau tekanan darah tinggi, adalah kondisi ketika darah Anda mengalir melalui pembuluh darah dengan kekuatan lebih melebihi ...
Penulis:
Mario
Editor:
Malvyandie Haryadi
Aneurisma yang pecah dapat sangat membahayakan jika terjadi pada arteri utama. Hal ini dapat terjadi di mana saja pada bagian tubuh.
Sistem Syaraf
Tekanan darah tinggi memainkan peran dalam penyakit dementia. Mengurangi peredaran darah ke otak yang menyebabkan masalah ingatan dan berfikir. Anda mungkin mendapatkan kesulitan mengingat atau memahami sesuatu, atau kehilangan fokus saat melakukan pembicaraan.
Kerusakan sama yang diakibatkan oleh tekanan darah tinggi di pembuluh darah dan arteri pada jantung dapat terjadi juga di arteri pada otak. Ketika halangan pada darah ke otak semakin besar timbul, hal tersebut disebut dengan stroke. Jika beberapa bagian pada otak tidak mendapatkan cukup oksigen dari darah, sel-sel pada otak akan mati.
Kelangsungan hidup dan kemungkinan Anda mengalami kerusakan permanen pada otak bergantung pada seberapa parah stroke yang dialami dan seberapa cepat Anda medapatkan penanganan.
Pembuluh darahpada bagian mata dapat merusak juga. Jika pembuluh darah pecah atau mengalami pendarahan, hal tersebut dapat menyebabkan kesulitan pengelihatan, seperti buram atau kebutaan. Cairan yang terbentuk di bawah retina disebut dengan choroidopathy.
Sistem Rangka
Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan osteoporosis, dengan meningkatkan jumlah kalsium yang terbuang ketika Anda kencing. Khususnya pada wanita yang telah memasuki masa menopause sangatlah berisiko.
Osteoporosis melemahkan tulang-tulang dalam tubuh Anda dan membuatnya lebih mudah untuk retak dan hancur.
Sistem Pernafasan
Sama halnya seperti otak dan jantung, arteri pada paru-paru dapat rusak dan tersumbat. Ketika arteri yang membawa darah ke paru-paru Anda tersumbat atau terhambat, hal ini disebut dengan emboli paru. Kondisi ini sangatlah serius dan membutuhkan penanganan cepat. Aneurisma juga dapat terjadi pada paru-paru.
Sleep apnea merupakan gangguan tidur yang menyebabkan dengkuran keras dan gangguan bernafas saat tidur pada malam hari. Seseorang yang mengidap sleep apnea seringkali merasa tidak beristirahat dengan cukup ketika bangun tidur pada pagi hari.
Hasil penelitian memaparkan bahwa kondisi ini berkaitan dengan tekanan darah tinggi. Banyak orang yang terdiagnosa dengan sleep apnea juga memiliki tekanan darah tinggi.
Sistem Reproduksi
Organ seksual Anda menggunakan aliran darah tambahan saat sedang bergairah. Ketika tekanan darah tinggi menyebabkan penghalang pada pembuluh darah ke penis atau vagina, disfungsi seksual dapat muncul.
Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.
Baca tanpa iklan