Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribunners
LIVE ●

Tribunners / Citizen Journalism

Sehat atau Sakit Bukan Hanya Masalah Medis, Tapi juga Urusan Kehumasan

Calon wakil presiden, Sandiaga Salahudin Uno, dikabarkan sakit karena kecapaian adalah hal wajar.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Sehat atau Sakit Bukan Hanya Masalah Medis, Tapi juga Urusan Kehumasan
Tribunnews/JEPRIMA
Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno didampingi para petinggi partai pendukung saat mendeklarasikan kemenangan terkait penyelenggaraan Pilpres 2019 di kediamannya Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (18/4/2019). Prabowo Subianto ditemani Sandiaga Uno kembali menyatakan kemenangannya sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI 2019-2024 berdasarkan perhitungan lebih dari 62 persen hitungan real count internal pada pemilu 2019. Tribunnews/Jeprima 

CALON wakil presiden, Sandiaga Salahudin Uno, dikabarkan sakit karena kecapaian.

Wajar sebenarnya. Kampanye di ribuan lokasi boleh jadi mengorbankan keteraturan tidur, pola makan, dan kebiasaan-kebiasaan positif lainnya.

Tubuh pun akhirnya tidak lagi mau diajak berkompromi.

Enough is enough. Jatuh sakitlah si empunya badan.

Sandi yang ternyata juga bisa sakit sebenarnya tidak berbeda dengan Hillary Clinton.

Kontestan dari Partai Demokrat itu bahkan terkapar dan harus menjalani bed rest pada masa seputar Pilpres Amerika Serikat di tahun 2016.

Konsekuensinya runyam: Donald Trump mempertanyakan ketahanan dan kelayakan Hillary, baik secara fisik maupun mental, untuk menduduki kursi presiden negara adidaya itu.

Rekomendasi Untuk Anda

Tidak melulu kondisi fisik yang terganggu. Gangguan psikologis nan serius juga diderita oleh sekian banyak pemimpin besar.

Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno didampingi para petinggi partai pendukung saat mendeklarasikan kemenangan terkait penyelenggaraan Pilpres 2019 di kediamannya Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (18/4/2019). Prabowo Subianto ditemani Sandiaga Uno kembali menyatakan kemenangannya sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI 2019-2024 berdasarkan perhitungan lebih dari 62 persen hitungan real count internal pada pemilu 2019. Tribunnews/Jeprima
Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno didampingi para petinggi partai pendukung saat mendeklarasikan kemenangan terkait penyelenggaraan Pilpres 2019 di kediamannya Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (18/4/2019). Prabowo Subianto ditemani Sandiaga Uno kembali menyatakan kemenangannya sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI 2019-2024 berdasarkan perhitungan lebih dari 62 persen hitungan real count internal pada pemilu 2019. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/JEPRIMA)

Perdana Menteri Inggris, Winston Churchill, adalah salah satunya.

Bertahun-tahun setelah Churchill mangkat, barulah dokter pribadi Churchill, yakni Charles Wilson, menyebut bahwa sang Perdana Menteri sebenarnya mengidap depresi serius.

Churchill mengatasi depresinya dengan menenggak wiski dan mengepulkan cerutu.

Ia terkena serangan jantung, pneumonia, dan stroke berulang kali.

Bung Karno yang pernah melalui masa serupa.

Pada tahun 1965 sempat terjadi kegemparan karena Bung Karno dikabarkan muntah-muntah jatuh pingsan beberapa kali.

Soebandrio, sekian puluh tahun kemudian, menulis bahwa Bung Karno sebatas masuk angin.
Tapi juga ada versi lain: tim dokter dari Cina menyatakan sang Pemimpin Besar Revolusi akan 'lewat' jika terlambat ditangani.

Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Jalan Kertanegara nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, (18/4/2019)
Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Jalan Kertanegara nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, (18/4/2019) (Tribunnews.com/Taufik Ismail)
Halaman 1/2

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas