Tribunners
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tribunners / Citizen Journalism

Panglima TNI yang Mampu Membangun Soliditas di Tanah Papua

Penyelesaian masalah di Papua tidak bisa hanya menggunakan pendekatan keamanan semata, perlu kombinasi pendekatan pertahanan-kemanusiaan-kebudayaan

Panglima TNI yang Mampu Membangun Soliditas di Tanah Papua
istimewa
Ngasiman Djoyonegoro 

Oleh: Ngasiman Djoyonegoro *)

STRATEGI Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto untuk berkantor di Papua hingga masa yang tidak ditentukan berbuah positif.

Situasi di Papua berangsur pulih paska kerusuhan terakhir hari minggu lalu.

Meski masalah Papua ruh nya masuk dalam ranah penegakkan hukum dan kamtibmas (baca Polri); namun apa yang dicapai hari ini tidak mungkin lepas dari peran Panglima TNI.

Penyelesaian masalah di Papua tidak bisa hanya menggunakan pendekatan keamanan semata, perlu kombinasi pendekatan pertahanan-kemanusiaan-kebudayaan.

Marsekal Madya (Marsdya) Hadi Tjahjanto dalam pelantikan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (18/1/2017). Presiden Joko Widodo menunjuk Marsdya TNI Hadi Tjahjanto sebagai KSAU menggantikan Marsekal Madya Agus Supriatna yang purna tugas. Warta Kota/henry lopulalan
Marsekal Madya (Marsdya) Hadi Tjahjanto dalam pelantikan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (18/1/2017). Presiden Joko Widodo menunjuk Marsdya TNI Hadi Tjahjanto sebagai KSAU menggantikan Marsekal Madya Agus Supriatna yang purna tugas. Warta Kota/henry lopulalan (Warta Kota/henry lopulalan)

Hadirnya panglima di sana sebagai bukti bahwa pemimpin tertinggi pertahanan Indonesia siap berdialog kapanpun dibutuhkan.

Ini menunjukkan bahwa Panglima TNI saat ini sangat memahami situasi yang berkembang di lapangan dan berkomitmen kuat untuk mempertahankan NKRI.

Di Papua, Panglima TNI memperkecil polarisasi politik lokal dengan membangun dialog dengan para tokoh agama dan tokoh-tokoh adat di Papua.

Baca: Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto Diberi Gelar Pangeran Wira Ambara oleh Sultan Kukar

Situasi yang berangsur kondusif di Papua tidak terlepas dari persoalan kecemburuan sosial, faktor budaya dan representasi politik di tingkat lokal yang belum berjalan dengan baik.

Kehadiran Panglima TNI menjadi bagian untuk mengurai persoalan-persoalan tersebut dengan dialog kemanusiaan dan gaya humanis yang menjadi ciri khasnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Eko Sutriyanto
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas