Tribunners
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tribunners / Citizen Journalism

Langkah Sahrul Yasin Limpo di Sektor Pertanian Saat Jabat Gubernur Sulsel Dua Periode

Syahrul Yasin Limpo (SYL) menjabat Gubernur Sulawesi Selatan selama dua periode, yakni memenangi Pilkada pada tahun 2007 dan tahun 2013.

Langkah Sahrul Yasin Limpo di Sektor Pertanian Saat Jabat Gubernur Sulsel Dua Periode
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, memberikan sambutan dalam perayaan puncak HUT ke-13 Tribun Timur di Four Point by Sheraton Jl Landak Baru, Makassar, Sulsel, Jumat (17/3) malam. Perayaan tersebut dihibur oleh Ari Lasso dengan membawakan 12 lagu diantaranya Matahari, Perbedaan, Misteri Ilahi, Hampa dan Single terbarunya yaitu Dunia Maya. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Syahrul Yasin Limpo (SYL) menjabat Gubernur Sulawesi Selatan selama dua periode, yakni memenangi Pilkada pada tahun 2007 dan tahun 2013.

Selama menjabat, Syahrul banyak prestasi terutama pada sektor pertanian, Kehutanan dan Perikanan.

Dilihat dari data tentang Kontribusi Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Sulawesi Selatan dari 2010 sebesar 39 T meningkat pada tahun 2018 menjadi 110 T.

Peningkatan ini naik sampai 24% dari total PDRB.

Sedangkan over stock beras, tahun 2008 Sulses hanya mempunyai luas panen padi sekitar 836.298 Ha meningkat pada tahun 2018 menjadi 1.221.122 Ha, produksi padi tahun 2008 sekitar 4 juta ton meningkat menjadi 6,2 juta ton.

Demikian juga produksi jadung, tahun 2008 1.195.691 ton meningkat menjadi 2.201.156 ton pada tahun 2018.

Langkah yang dia dilakukan pada lima tahun periode pertama ialah fokus kepada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, yaitu Pendidikan, Kesehatan dan Pangan. Lalu apa ide Syahrul Yasin Limpo untuk peningkatan pangan?

Uapaya Syahrul Yasin Limpo adalah mendorong dengan cara terstruktur, sistematis, dan masif (TSM).

Ia pun berkelekar bahwa terminologi TSM tidak hanya disematkan pada kasus penyelesaian senketa Pemilu di Mahkamah Konstitusi.

"Istilah TSM tidak hanya populer dikaitkan dengan isu politik belakang ini. Tetapi, kita bisa menerapkan itu dalam membangun sektor pertanian, khususnya dalam menjaga ketahanan pangan bagi penduduk negeri ini," ujar Syahrul Yasin Limpo di Jakarta kepada awak media, Jumat (13/9/2019).

Tidak ada jalan lain bagi Masyarakat Sulsel dan Rakyat Indonesia pada umumnya, lanjut SYL, kecuali dengan kesungguhan hati dengan rencana dan terukur.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Ferdinand Waskita
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas