Membangun Kesadaran Kolektif Melawan Wabah Corona
Pemerintah baru melakukan tindakan penjemputan alat kesehatan pada tanggal 20 Maret dan diperkirakan akan tiba pada 23 Maret 2020.
Editor:
Choirul Arifin
Karena sebagai pejuang medis, mereka merupakan salah satu aktor paling penting dalam menyelesaikan persoalan wabah corona ini.
Dalam lingkup yang lebih luas masyarakat harus menyadari bahwa semakin lama wabah corona ini tidak terselesaikan, maka akan semakin besar pula efek domino yang diciptakan nantinya.
Masyarakat harus membangun kesadaran kolektif bahwa wabah corona bukan hanya menjadi masalah personal atau bagi kelompok rentan saja.
Wabah corona juga dapat menjadi risiko yang mematikan bagi anak usia dini maupun usia muda jika diabaikan dan tidak dihindari.
Tidak munculnya gejala pada tubuh juga tidak dapat dianggap bahwa kita tidak terkontaminasi dan menyalurkan kepada orang lain maupun keluarga.
Maka setiap individu harus memahami secara jelas apa yang harus dilakukan agar tubuh tetap terhindar dari virus.
Penyebaran harus dihentikan secara bersama dengan saling menjaga diri masing-masing dan membangun social distance untuk sementara waktu dengan orang di sekitar hingga proses penyebaran benar-benar terhenti.
Dalam hal ini kita memang tidak boleh melupakan pepatah lama, bahwa mencegah lebih baik dari pada mengobati.
*Seluruh isi tulisan dalam artikel ini sepenuhnya merupakan pendapat pribadi penulis.
Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.