Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribunners
LIVE ●

Tribunners / Citizen Journalism

Komodifikasi: Pendidikan Lahan Transaksi Bisnis

Perubahan Haluan Pendidikan dari usaha memanusiakan manusia menjadi sektor bisnis disebut sebagai komodifikasi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Suut Amdani
zoom-in Komodifikasi: Pendidikan Lahan Transaksi Bisnis
Dall-E 3
KOMODIFIKASI PENDIDIKAN - Foto ilustrasi hasil olah kecerdasan buatan (AI), Kamis (15/5/2025), gambaran perubahan haluan pendidikan dari usaha memanusiakan manusia menjadi sektor bisnis disebut sebagai komodifikasi. 

Stigma ini mengancam eksistensi Pendidikan secara total.

Dalam perjalanannya, pelbagai praktik keliru seperti perjokian, penjualan sarana belajar demi keuntungan ekonomi, penipuan gelar, ijazah palsu,dan banyak lagi, menjadi sandiwara normal.

Pendidikan seakan menjadi ladang jual-beli (komersialisasi) kompetensi.

Para peserta didik dijadikan sumber daya yang harus tunduk pada pemodal, sebab mereka disiapkan bukan untuk menjadi manusia yang berpikir sendiri (Sapere aude), melainkan pemburu lapangan pekerjaan yang membutuhkan validasi (Ijazah). 

Dalam banyak kesaksian, Lembaga Pendidikan menjadi lingkup yang tidak terjangkau oleh mereka yang tak cukup beruntung (baca: miskin).

Standar sekolah dengan biaya yang mahal menjadi alasan utama bagi mereka yang kesulitan secara ekonomi untuk mengakses Pendidikan.

Dengan kata lain, komodifikasi Pendidikan memperjelas kesenjangan antara kelas Masyarakat.

Rekomendasi Untuk Anda

Pencederaan terhadap asas pemanusiaan manusia sebagaimana yang digambarkan oleh Freire hadir dalam bentuk komodifikasi di lingkup Pendidikan.

Pada akhirnya, mereka yang berijazah belum tentu berakal. Rocky Gerung menyebutkan paradoks pemahaman terhadap ijazah.

“Ijazah adalah bukti orang pernah sekolah, bukan berarti ia pernah berpikir.” 

Rokcy menjelaskan esensi Pendidikan yang sebenarnya adalah usaha untuk berpikir sendiri (Sapere aude).

Transaksi yang tercipta akibat komersialisasi Pendidikan mengafirmasi kehilangan tujuan dan arah Pendidikan yang sebenarnya.

Lembaga Pendidikan mesti menjadi wadah yang bebas dari praktik keliru.

Artinya, output yang dihasilkan adalah manusia yang berkarakter serta berakal.

Sedangkan logika pasar menjelaskan bahwa ijazah adalah standar pengetahuan.

Halaman 2/3

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas