Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribunners
LIVE ●

Tribunners / Citizen Journalism

Budaya Batak Masuk Kampus Global, Langkah Strategis Pelestarian

UHN jalin kerja sama dengan Universitas Hamburg untuk digitalisasi budaya Batak dan kolaborasi akademik lintas negara.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Budaya Batak Masuk Kampus Global, Langkah Strategis Pelestarian
ISTIMEWA
Delegasi Universitas HKBP Nommensen menyerahkan proposal kerja sama kepada Universitas Hamburg, simbol kemitraan budaya dan akademik lintas negara. 

DR Effendi Muara Sakti Simbolon

  • Politisi Senior
  • Anggota DPR RI periode 1 Oktober 2004-30 September 2024
  • Ketua Umum Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI)
  • Ketua Yayasan Universitas HKBP Nommensen (UHN)

Riwayat Pendidikan 

  • S-1 Manajemen Perusahaan – Universitas Jayabaya
  • S-2 Ilmu Politik – Universitas Padjadjaran
  • S-3 Hubungan Internasional – Universitas Padjadjaran

Domisili di DKI Jakarta 

TRIBUNNEWS.COM - Warisan budaya Batak resmi melangkah ke panggung akademik internasional melalui kemitraan strategis antara Universitas HKBP Nommensen (UHN) dan Universitas Hamburg.

Dalam kunjungan delegasi yang dipimpin DR Effendi Simbolon, UHN menyerahkan proposal kerja sama multidisiplin yang menitikberatkan pada pelestarian dan digitalisasi naskah Batak, riset linguistik Austronesia, serta pertukaran akademik lintas negara. 

Kolaborasi ini menandai babak baru diplomasi budaya Indonesia di ranah pendidikan global.

Rombongan yang dipimpin DR Effendi Simbolon, Ketua Yayasan UHN sekaligus Ketua Umum Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI), menyerahkan proposal kerja sama komprehensif kepada Professor Elsa Clave, Kepala Departemen Studi Austronesia Universitas Hamburg.

Rekomendasi Untuk Anda

Pertemuan bersejarah ini menghasilkan kesepakatan kemitraan multidisiplin bertajuk “A Multidisciplinary Partnership for the Transformation of Knowledge, Culture, and Technology” yang memuat enam bidang utama dengan fokus pelestarian dan digitalisasi warisan budaya Batak.

Kerja sama mencakup empat ranah strategis, antara lain Ilmu Sosial dan Humaniora dengan kajian komparatif budaya Batak–Eropa Utara, riset linguistik Austronesia, etnografi naskah Batak, serta program pertukaran dosen dan mahasiswa.

Bidang Pengembangan Pendidikan dan Kurikulum menitikberatkan pada kurikulum berbasis kearifan lokal, beasiswa studi lanjut dosen, dan model pembelajaran berbasis teknologi.

Sementara itu, Studi Lingkungan dan Keberlanjutan menggarap pendidikan ekologi berlandaskan pengetahuan tradisional, serta Digital Humanities dan Teknologi Seni mencakup digitalisasi arsip seni, pengembangan platform AI untuk pendidikan musik, hingga pameran virtual.

Kemitraan ini merupakan langkah strategis menempatkan UHN sebagai institusi terdepan di Asia Tenggara.

Kolaborasi ini adalah jembatan antara tradisi dan inovasi yang memungkinkan terciptanya ruang belajar lintas batas geografis dan generasi. 

Selain memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi Indonesia, kerja sama ini membuka peluang baru bagi preservasi digital budaya Batak agar dapat diakses sebagai sumber pembelajaran global.

Integrasi teknologi AI dalam pendidikan seni dan musik menjadi penanda era baru eksplorasi pedagogis yang memadukan kearifan tradisional dengan teknologi mutakhir.

Halaman 1/2

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas