Etika Jadi Haluan Ketatanegaraan
MPR RI dorong etika jadi fondasi ketatanegaraan. Etika dinilai kunci perkuat demokrasi, konstitusi, dan kepercayaan publik.
Editor:
Glery Lazuardi
Edhie Baskoro Yudhoyono
Wakil Ketua MPR RI periode 2024–2029
Profil
- Lahir pada 24 November 1980 di Bandung, Jawa Barat.
- Seorang politikus Indonesia dan putra bungsu dari Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
- Anggota DPR RI sejak 2009, mewakili daerah pemilihan Jawa Timur VII
- Sekretaris Jenderal Partai Demokrat (2013–2015)
Pendidikan
- Curtin University, Australia: Bachelor of Commerce in Finance and E-Commerce
- Nanyang Technological University, Singapura: Master of Science in International Political Economy
- Institut Pertanian Bogor (IPB): Doktor Manajemen Bisnis, lulus dengan predikat cum laude dan IPK 4.0
TRIBUNNEWS.COM - Saya mendorong penguatan etika dalam sistem ketatanegaraan melalui kajian substantif yang tidak hanya menjadi rujukan MPR, tetapi juga seluruh elemen bangsa demi memperkuat demokrasi dan konstitusi.
Etika harus menjadi fondasi utama dalam setiap proses politik dan kenegaraan.
Etika bukan hanya sekadar ajaran moral, tapi fondasi konstitusional dan politik kenegaraan.
Untuk itu menjadikan etika sebagai arah dalam tindakan dan kebijakan.
Kami di DPR juga mendapatkan tekanan dari publik untuk lebih terbuka, lebih akuntabel, lebih mendorong sifat-sifat yang mendekati integritas yang sempurna.
Momen peringatan Hari Kesaktian Pancasila, menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan nilai-nilai dasar bangsa dan memperkuat akar ideologis negara.
Menyitir ungkapan Latin, “acta non verba” perbuatan, bukan kata-kata sebagai pengingat pentingnya keteladanan etis dalam kepemimpinan.
Kita juga ingin adanya keteladanan dari para pemimpin kita, para pemangku hajat kita, termasuk wakil-wakil rakyat dan kita semuanya.
Pentingnya membangun etika dalam tiga ranah utama: struktural, kultural, dan individual.
Struktural negara kita harus menginternalisasi integritas dan akuntabilitas.
Kultural, masyarakat harus menjadikan nilai-nilai luhur sebagai identitas kolektif.
Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.