Bullying dan Rumah yang Kehilangan Sentuhan Didik
Timothy tewas di kampus Udayana, dugaan perundungan jadi sorotan. Empati harus tumbuh sejak rumah, bukan hanya di kampus.
Tayang:
Editor:
Glery Lazuardi
istimewa
Prasetyo Nurhardjanto - Kampus berduka atas kematian Timothy. Tragedi ini menggugah pentingnya empati sejak dari rumah hingga ruang akademik.
Tragedi Timothy Anugerah Saputra seharusnya tidak berakhir sebagai berita duka, tetapi sebagai cermin bagi setiap orang tua, pendidik, dan mahasiswa. Bahwa melawan bullying bukan hanya urusan kampus, melainkan tanggung jawab bersama membangun manusia yang utuh: berakal sehat, berhati lembut, dan berani berbuat baik.
“Bullying di kampus hanyalah cermin dari rumah yang lupa mengajarkan empati — dan kampus wajib memutus rantainya.”
Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.
Berita Populer
Berita Terkini
Baca tanpa iklan