Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribunners
LIVE ●

Tribunners / Citizen Journalism

Merayakan Natal dan Kedaulatan Rakyat

Refleksi Natal tentang kedaulatan rakyat, demokrasi, dan politik kemanusiaan di tengah realisme kekuasaan Indonesia hari ini.

Tayang:
Diperbarui:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Merayakan Natal dan Kedaulatan Rakyat
ISTIMEWA
BENNY SABDO 

Demikian pula demokrasi, kekuatan sejatinya tidak terletak pada megahnya gedung parlemen dan istana negara, tetapi pada keberdayaan rakyat di desa-desa, di pasar-pasar dan di pinggiran kota. 

Menghormati kedaulatan rakyat berarti menghormati sang Ilahi yang hadir dalam rupa sesama manusia yang paling lemah dan miskin.

Acap kali, pemilu membuat kita terjebak pada angka-angka, seperti survei elektabilitas, ambang batas parlemen, hingga jumlah kursi. Kita cenderung melihat rakyat sebagai statistik pemilih daripada manusia yang bermartabat. 

Natal memanggil kita untuk kembali pada politik kemanusiaan. Natal adalah tentang Tuhan yang memihak kepada manusia. Maka, pemimpin yang berdaulat haruslah berpihak pada nasib manusia Indonesia—mereka yang masih kesulitan mengakses kesehatan, mereka yang terhimpit beban ekonomi dan mereka yang keadilannya dirampas.  

Kedaulatan rakyat tidak boleh berhenti di kotak suara. Kedaulatan rakyat harus berlanjut menjadi kedaulatan atas penghidupan yang layak.

Pemimpin yang lahir dari rahim pemilu yang jujur adalah mereka yang bersedia turun ke palungan rakyat—mengendus bau keringat rakyat, merasakan kecemasan petani dan memahami aspirasi anak muda. Bukan mereka yang tampil dalam gegap gempita pidato dan media sosial, namun asing dari denyut nadi kehidupan rakyat. 

Semoga Natal tahun ini bukan sekadar perayaan lampu warna-warni, melainkan momentum bagi kita semua—rakyat maupun pemimpin—untuk merenungkan kembali janji kebangsaan kita, untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. 

Rekomendasi Untuk Anda

Sebab, di atas segala kursi kekuasaan, ada takhta kedaulatan rakyat yang harus tetap suci dan tak terjamah oleh keserakahan manusia. Selamat Natal dan selamat menyambut Tahun Baru 2026.

Halaman 3/3

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas