I Hear America Singing: “Make America Great Again”
Ternyata lagu yang dinyanyikan Whitman beda dengan senandung Trump yang oleh para analisis politik disebut ‘sang perundung yang suka tantrum’.
Editor:
Suut Amdani
Mereka bertekad membalasnya dengan kenaikan tarif yang disesuaikan.
Kita tentu ingat bahwa semut pun jika diinjak akan menggigit. Kali ini menggigitnya ramai-ramai.
Meskipun Trump bersikukuh untuk meneruskan niatnya menguasai Greenland, dia seharusnya ingat bahwa lagu Walt Whitman harus didengarkan tuntas.
Amerika bisa besar kembali jika melibatkan seluruh aspek masyarakat seperti mekanik, tukang kayu, tukang batu, tukang perahu, tukang sepatu, tukang topi, penebang kayu, sampai ibu-ibu tua dan muda yang menjahit dan mencuci pakaian sampai para pemuda yang menyenandungkan lagu cinta buat sang pujaan.
Jika dan hanya jika Trump mau mendengarkan semua senandung mereka, bisa jadi dia tidak akan dicap perundung.
Bagaimana menurut Anda?
Sumber: Tribunnews.com
Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.