Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribunners
LIVE ●

Tribunners / Citizen Journalism

Saat Risiko Bisnis Dipidana: Siapa Masih Berani Memimpin BUMN?

Salah satu kasus BUMN yang kembali menarik perhatian publik adalah kasus PT Indofarma (Persero) Tbk periode 2020-2023. 

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Dodi Esvandi
zoom-in Saat Risiko Bisnis Dipidana: Siapa Masih Berani Memimpin BUMN?
HO/IST
Adi Prihanisetyo, Pengajar dan Peneliti Akuntansi 

Masalah utama justru terletak pada dampak struktural yang ditimbulkan dari praktik tersebut. 

Dalam prinsip pengendalian internal, dikenal konsep segregation of duties (SoD), yaitu pemisahan fungsi antara pihak yang membuat keputusan, menjalankan, mencatat, dan mengawasi. 

Prinsip tersebut menjadi fondasi penting dalam menciptakan mekanisme check and balance yang sehat. 

Tanpa pemisahan yang jelas, risiko penyimpangan akan meningkat secara signifikan. 

Rangkap jabatan, dalam konteks ini, menciptakan kondisi yang problematis. 

Ketika satu individu memegang peran sebagai pengambil keputusan sekaligus pengawas, maka independensi menjadi semu. 

Situasi ini dikenal sebagai self supervision—seseorang pada dasarnya mengawasi dirinya sendiri. Akibatnya, fungsi kontrol tidak berjalan secara optimal. 

Rekomendasi Untuk Anda

Tidak ada pihak yang benar-benar independen untuk menguji, mengkritisi, atau bahkan menahan keputusan yang diambil. 

Dalam jangka panjang, kondisi ini tidak hanya melemahkan pengawasan, tetapi juga menciptakan ruang yang lebih luas bagi kesalahan, baik yang disengaja maupun yang terjadi karena bias dalam pengambilan keputusan.

Masalah ini menjadi semakin relevan ketika dikaitkan dengan prinsip Business Judgment Rule. 

Dalam hukum korporasi, direksi pada dasarnya dilindungi dari tanggung jawab hukum sepanjang keputusan yang diambil didasarkan pada itikad baik, kehati-hatian, dan tanpa konflik kepentingan. 

Namun, ketika struktur organisasi sendiri mengandung potensi konflik, maka pembuktian atas itikad baik tersebut menjadi tidak sederhana. 

Bukan karena individu pasti bertindak salah, melainkan karena sistem yang ada membuat independensi sulit dijaga secara objektif. 

Dengan kata lain, persoalannya bukan semata tentang niat individu, tetapi tentang desain sistem yang menempatkan individu dalam posisi yang rentan terhadap konflik kepentingan. 

Seseorang bisa saja memiliki niat baik, tetapi tetap terjebak dalam struktur yang tidak sehat.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/4

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas