Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribunners
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
1 - 0
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
1 - 3
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Tribunners / Citizen Journalism

Perkenalkan “System Shift”, Kerangka Baru Membaca Perubahan Dunia

SAAT meningkatnya ketidakpastian global, fragmentasi geopolitik, percepatan kecerdasan buatan, krisis institusi, dan tekanan ekonomi yang bersamaan

Tayang:
Diperbarui:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Perkenalkan “System Shift”, Kerangka Baru Membaca Perubahan Dunia
(Ho/Campus League)
Raymond R. Tjandrawinata, Professor di Universitas Katolik Atma Jaya 
Memuat video…

profile tribunners
PROFIL PENULIS
Prof. Raymond R. Tjandrawinata
Guru Besar Kehormatan Bioteknologi Farmasi di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya dan pemimpin DLBS, pusat riset Dexa Group
profile tribunners
PROFIL PENULIS
Prof. Raymond R. Tjandrawinata
Guru Besar Kehormatan Bioteknologi Farmasi di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya dan pemimpin DLBS, pusat riset Dexa Group

 

SAAT meningkatnya ketidakpastian global, fragmentasi geopolitik, percepatan kecerdasan buatan, krisis institusi, dan tekanan ekonomi yang muncul hampir bersamaan di berbagai belahan dunia, rasanya perlu mengenalkan sebuah kerangka baru untuk membaca perubahan dunia: System Shift.

Buku berjudul System Shift: Reading the World as Structure in Motion, mengajak pembaca melihat bahwa perubahan besar hampir tidak pernah terjadi secara mendadak. Yang berubah terlebih dahulu adalah struktur yang menopang dunia itu sendiri.

System Shift ini melangkah  dan membawa pendekatan berpikir sistemik ke dalam pembacaan perubahan global.

“Perubahan besar hampir tidak pernah muncul tiba-tiba. Krisis biasanya hanyalah permukaan dari tekanan struktural yang telah lama bergerak di dalam sistem,” tulis Prof. Raymond dalam pengantar bukunya.

Berangkat dari pengamatan tersebut, System Shift dibangun di atas gagasan bahwa manusia sering terlambat memahami perubahan karena terlalu fokus pada peristiwa, sementara struktur yang melahirkan peristiwa itu sendiri jarang dibaca secara utuh. 

Rekomendasi Untuk Anda

Konflik geopolitik, disrupsi ekonomi, ketidakstabilan institusi, hingga perubahan sosial yang tampak mendadak sebenarnya merupakan hasil dari akumulasi tekanan yang berlangsung perlahan di dalam sistem.

Buku ini dikembangkan melalui tiga lapisan utama pembahasan. 

Pertama, menunjukkan bahwa berbagai peristiwa global pada dasarnya merupakan ekspresi dari proses struktural yang lebih dalam. 

Kedua, mengurai bagaimana sistem ekonomi, politik, teknologi, lingkungan, dan institusi sosial saling terhubung dan menciptakan fragilitas yang sering kali tidak terlihat selama periode stabil. 

Ketiga, menerjemahkan kerangka tersebut ke dalam tiga belas instrumen operasional untuk membantu pembaca mengenali arah pergeseran sistem, membaca titik tekanan, dan memahami perubahan sebelum dampaknya benar-benar muncul ke permukaan.

cara berpikir dalam System Shift bukanlah sesuatu yang lahir secara terpisah dari dunia sains. Pendekatan berbasis sistem telah lama menjadi bagian dari proses riset biomedis, terutama dalam memahami kompleksitas biologis, merancang inovasi jangka panjang, dan membaca hubungan antar-komponen yang tidak selalu terlihat secara langsung. Pengalaman tersebut kemudian berkembang menjadi refleksi yang lebih luas mengenai bagaimana sistem bekerja, berubah, dan mengalami tekanan dalam skala global.

Dengan lebih dari 200 publikasi internasional terindeks Scopus dan puluhan paten yang diakui secara nasional maupun global, 

System Shift bukan sekadar buku tentang krisis global, melainkan sebuah upaya membangun cara membaca realitas yang lebih dalam dan lebih struktural. 

Dunia, tidak terutama berubah karena satu peristiwa tunggal, melainkan karena sistem yang menopangnya terus bergerak, menyerap tekanan, dan perlahan mengubah keseimbangan internalnya sendiri.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas