Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Nongkrong Bareng Komunitas Holden Semarang

Untuk program kerja, Komunitas Holden Semarang yang dikenal sebagai Pasukan Merah ini, sendiri memiliki agenda rutin yang dilaksanakan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Mohamad Yoenus

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Berbagai kegiatan seperti touring, bakti sosial, familly gathering, hingga jambore nasional, sering dilakukan Komuitas Holden Semarang.

Ketua Holden Semarang, Akbar Khobir, menjelaskan bahwa Komunitas Holden Semarang saat ini beranggotakan 50 orang.

"Dari 50 orang itu, setidaknya ada 35 unit Holden yang menjadi anggota kami dengan berbagai jenis, misal Statesman, Kingswood, Belmont, dan beberapa jenis Holden lainnya," kata Khobir, belum lama ini. 

Komunitas yang sekretariatnya ada di Jalan Kedungjati Nomer 10 Veteran Semarang itu, rutin selalu melakukan kegiatan touring.

Touring dengan rute terjauh adalah Bali dan Lampung.

"Itu pada tahun 2014 dan 2015, sedangkan untuk agenda touring tahun ini akan mengambil rute Purwokerto." katanya.

"Agenda touring sendiri selalu menjadi program kerja di Komunitas Holden Semarang, selain itu berbagai persiapan kendaraan seperti melakukan pengecekan, rutin kita lakukan bersama sebelum touring," ungkapnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Untuk program kerja, Komunitas Holden Semarang yang dikenal sebagai Pasukan Merah ini, sendiri memiliki agenda rutin yang dilaksanakan.

Semisal, familly gathering, rolling dan touring, saling bertemu dengan komunitas Holden dari lain daerah, dan beberapa agenda lainnya.

Tidak hanya itu, Khobir juga menyebut jika dengan adanya Komunitas Holden ini, berarti turut melestarikan mobil-mobil kuno.

"Kami ingin masyarakat mengenal dan mendekat dengan kami yang ikut melestarikan mobil-mobil antik salah satunya dengan Holden ini. Dimana kami lihat banyak orang yang belum tahu banyak tentang Holden," tuturnya.

Selain sebagai wadah pecinta Holden, komunitas ini juga sering melakukan tukar informasi terkait spare part Holden.

Di mana saat ini, lanjut Khobir untuk aksesoris Holden sulit didapat sehingga dibutuhkan informasi dari sesama pecinta Holden.

Sementara itu, salah satu pendiri Holden Semarang, Coming menceritakan jika Holden Semarang sendiri berdiri tahun 2003.

Komunitas Holden sendiri tercatat sebagai Komunitas tertua Nomer dua setelah VW di Ikatan Motor Indonesia. (tribunjateng/hesty imaniar/hermawan handaka)

Sumber: Tribun Jateng
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas