Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tanggapan Pihak Lapas Lubukpakam Soal Fasilitas Istimewa di Kamar Napi

Ruang itu, lajutnya jika digunakan petugas tidak salah, sah-sah saja. Jika digunakan warga binaan, katanya, baru ada kekeliruan.

Laporan Wartawan Tribu Medan, Tarmizi Khusairi

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Kepala Divisi Pemasyarakatan  Kementerian Hukum dan HAM Sumut, Yoseph Sembiring, mengatakan sound sistem yang ada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Lubukpakam dibeli dari hasil kebersamaan petugas dan warga binaan.

"Hasil sementara sound sistem tersebut dibeli dari uang petugas dan warga binaan. Mengenai boleh atau tidaknya tergantung keperluan, siapa saja yang boleh membantu sepanjang tidak ada penyimpangan," katanya di Medan, Selasa (12/4/2016).

Dia menambahkan, sound sistem yang ada di lapas tidak disembunyikan.

"Jadi begini itu tidak disembunyikan, pertama yang saya sampaikan. Sound sistem itu bukan di dalam blok, bukan di dalam ruang hunian, dia di rumah hiburan, di ruang karoke," ungkapnya.

Namun setelah diketahui tempat itu, ruang tersebut langsung dibongkar.

Ruang itu, lajutnya jika digunakan petugas tidak salah, sah-sah saja. Jika digunakan warga binaan, katanya, baru ada kekeliruan.

Sebelumnya, informasi yang beredar di kamar tersangka Toni alias Togi terdapat sound sistem.

Kepala Badan Narkotika Nasional Komjen Budi Waseso mengatakan, tersangka Toni alias Togi mendapatkan fasilitas di dalam sel penjaranya.

"Dia memiliki fasilitas di dalam sel dan menjalankan bisnis haramnya dari dalam penjara," katanya. (*)

Ikuti kami di
Editor: Mohamad Yoenus
Sumber: Tribun Medan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas