Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ngotot Tak Bersalah, Darwin AH Tidak Terima Dituntut 7 Tahun Penjara

Sampai saat ini, Darwin AH masih tetap ngotot dirinya tidak menerima uang suap dan ikut andil dalam kasus suap LKPJ 2014 RAPBD 2015 Muba.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Willem Jonata

Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Odi Aria Saputra

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Wakil Pimpinan DRPD Muba, Darwin AH kecewa mendengar tuntutan yang disampaikan jaksa terkait kasus suap LKPJ 2014 dan pengesahan RAPBD 2015 Muba (Musi Banyuasin), di PN Palembang, (25/4/2016).

Dari empat terdakwa, ia satu-satunya yang dituntut paling berat dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

Sampai saat ini, pria berkacamata itu, masih tetap ngotot dirinya tidak menerima uang suap dan ikut andil dalam kasus suap LKPJ 2014 R-APBD 2015 Kabupaten Muba.

Ia menegaskan tidak menerima atas tuntutan tersebut. Meski dia merupakan salah seorang empat pimpinan DPRD Muba.

Darwin meminta jaksa memberi bukti nyata berupa surat atau kwitansi yang membenarkan bahwa dirinya ikut menerima uang suap tersebut.(*)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Sriwijaya Post
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas