Keraton Kasunanan Surakarta Gelar Upacara Adat Naik Tahta
Penyerahan kekancingan adalah penyerahan pangkat kepada abdi dalem (pengabdi kerajaan) Keraton Surakarta Hadiningrat.
Editor: Mohamad Yoenus
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha
TRIBUNNEWS.COM, SOLO - Keraton Kasunanan Surakarta mengadakan upacara adat Peringatan naik tahta Paku Buwana (PB) XIII, Raja Keraton Kasunanan Surakarta, Selasa (3/5/2016).
Upacara adat ini tanpa menampilkan tarian Bedhaya Ketawang.
Menurut info seorang sentana dalem Keraton Surakarta, Kanjeng Aryo Adipati Suro Agul Agul, prosesi Tingalan Jumenengan hanya acara penyerahan kekancingan.
"Prosesi acara nanti hanya penyerahan kekancingan," terangnya.
Penyerahan kekancingan adalah penyerahan pangkat kepada abdi dalem (pengabdi kerajaan) Keraton Surakarta Hadiningrat.
PB XIII memberikan pangkat kepada 160-an abdi dalem kerajaan.
Upacara adat Tingalan Jumenengan dalem kali ini dihadiri oleh Sultan Sekala Brak Edward Syah Pernong yang dipertuakan ke-23 dari Kerajaan Lampung.
Sultan Skala Brak ke-23 kerajaan di Lampung ini datang bersama permaisuri dan putra mahkota berserta rombongan.
Membawa tari-tarian adat dan alunan musik adat Lampung, acara digelar di kediaman PB XIII Hangabehi di Sasana Narendra.
Tingalan Jumenengan ndalem, Selasa (3/5/2016) ini, merupakan peringatan ke-12 Raja PB XIII Hangabehi naik tahta.
Acara serupa juga diadakan oleh KGPH Puger, putra PB XII di Sasana Sewaka, Keraton Kasunanan Surakarta. (*)