Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polri Imbau Warga Suku Anak Dalam Tidak Lagi Membawa Kecepek

"Harus punya jati diri, jangan mau dibeli dan harus ikuti aturan pemerintah. Tertib mau kan? Semuanya pasti ingin yang lebih baik," kata Suharsono.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAMBI - ‎Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Mabes Polri, Kombes Pol Suharsono datang langsung melihat kondisi warga Suku Anak Dalam (SAD) di kelompok Bukit Beringin, Merangin, Jambi, awal Mei lalu. 

Saat berkunjung ke sana, Suharsono mengingatkan warga SAD agar memiliki jati diri dan jangan sampai mau dibeli oleh pihak manapun.

"Harus punya jati diri, jangan mau dibeli dan harus ikuti aturan pemerintah. Tertib mau kan? Semuanya pasti ingin yang lebih baik," kata Suharsono.

Selain itu, Suharsono juga meminta warga di sana tidak lagi membawa kecepek atau senjata rakitan yang biasa digunakan untuk berburu.‎

"Kecepeknya kalau bisa diserahkan ke polisi, masa mau hidup berdampingan terus sama kecepek. Dulu nenek moyang kita berburu cukup pakai panah dan tombak kok," tambahnya.‎ (*)

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas