Pedagang Protes Penutupan Jembatan Beurawe
Pedagang didampingi Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) dan menyebut penutupan itu telah menganggu usaha mereka.
Editor:
Mohamad Yoenus
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, M Asir
TRIBUNNEWS.COM, BANDA ACEH – Puluhan pedagang di kawasan Simpang Surabaya, Banda Aceh, Kamis (01/09/2016), menggelar aksi protes terhadap penutupan Jembatan Beurawe.
Pedagang didampingi Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) dan menyebut penutupan itu telah menganggu usaha mereka.
Aksi itu sempat menutup akses keluar masuk truk ke dalam proyek underpass Beurawe via Simpang Surabaya selama satu jam.
Namun hingga warga membubarkan diri tidak ada perwakilan dari pemerintah maupun rekanan yang menjumpai warga.
Samsunal Hamsa, salah seorang pedagang mengatakan, selama penutupan jembatan beurawe sebulan lalu, pedagang mengalami penurunan omzet.
Pedagang mengaku tak menolak pembangunan yang tengah dikerjakan, namun meminta agar dicarikan solusi untuk akses jalan, salah satunya dengan sistem buka tutup. (*)