Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

VIDEO WAWANCARA EKSKLUSIF Belum Ada Bohir di Partai Gema Bangsa

“Terus terang, sampai saat ini kami belum punya bohir,” kata Sopiyan.  “Semua masih patungan pengurus!”

Tribun X Baca tanpa iklan

Ringkasan Berita:
  • Partai Gema Bangsa hadir sebagai koreksi atas politik yang menumpuk di pusat, menawarkan desentralisasi dan kemandirian. 
  • Tanpa bohir dan bertumpu pada gotong-royong
  • Partai ini mendukung Prabowo 2029 namun tegas menolak Pilkada lewat DPRD
 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Di tengah lanskap politik nasional yang kian padat, satu partai baru kembali muncul.

Namanya Partai Gerakan Mandiri Bangsa (Gema Bangsa). Didirikan pada 17 Januari 2025, partai ini bersiap mendeklarasikan diri secara resmi pada Januari 2026, bertepatan dengan ulang tahun pertamanya.

Di mata banyak orang, mendirikan partai politik baru di Indonesia hari ini bukan perkara mudah. Dari puluhan partai yang berdiri, hanya 18 yang lolos verifikasi Pemilu 2024, dan hanya delapan yang berhasil menembus parlemen. 

Namun bagi para pendirinya, Gema Bangsa justru lahir dari pengalaman panjang dan kegelisahan yang menumpuk.

“Gema Bangsa lahir dari keresahan berpolitik, dari praktik partai yang selama ini serba sentralistik, semua kebijakan ditentukan pusat. Kami menawarkan gagasan baru: desentralisasi politik,” ujar Sekretaris Jenderal Partai Gema Bangsa, Muhammad Sopiyan dalam wawancara eksklusif dengan Direktur Pemberitaan Tribun Network, Febby Mahendra Putra, di Studio Tribunnews, Jakarta, Selasa (13/1/2026). 

Baca juga: Gema Bangsa: Kepala Daerah Dipilih DPRD Kemunduran Demokrasi

Rekomendasi Untuk Anda

Tanpa Bohir, Masih Patungan

Hal yang cukup mencuri perhatian adalah pengakuan jujur Sopiyan soal pendanaan partai. 

Hingga kini, Gema Bangsa belum memiliki bohir.

“Terus terang, sampai saat ini kami belum punya bohir,” kata Sopiyan. 

“Semua masih patungan pengurus!”

Operasional partai dijalankan secara gotong royong. Kantor disediakan oleh salah satu pengurus, sementara kebutuhan lain dipenuhi dari iuran internal. 

Dukung Prabowo 2029, Tetap Dukung Pilkada Langsung

Deklarasi resmi Gema Bangsa akan digelar 17 Januari 2026.

Agenda utamanya bukan sekadar peresmian identitas, tetapi juga penyampaian sikap politik.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas