Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sosok Eni Lestari, TKW Indonesia yang Jadi Pembicara di KTT PBB New York

Eni Lestari Andayani Adi, seorang TKW asal Kediri, Jawa Timur, jadi pembicara di Konferensi Tingkat Tinggi PBB, Senin (19/9/2016).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Ruth Vania C
Editor: Mohamad Yoenus

TRIBUNNEWS.COM - Selain Imamatul Maisaroh, ternyata masih ada tenaga kerja wanita (TKW) lain yang jadi pembicara di konferensi internasional.

Eni Lestari Andayani Adi, seorang TKW asal Kediri, Jawa Timur, jadi pembicara di Konferensi Tingkat Tinggi PBB, Senin (19/9/2016).

Ia menjadi satu dari beberapa aktivis buruh migran yang berpidato di sidang umum yang digelar di Markas PBB, New York, AS.

"Saya merasa terhormat bisa berbicara di hadapan Anda semua, mewakili 244 juta buruh migran di seluruh dunia," ucap Eni, membuka pidatonya.

Dalam pidatonya, sebagai pemimpin International Migrant Alliance (IMA), Eni mengangkat soal ancaman eksploitasi terhadap pekerja migran.

Selain itu, Eni juga membahas kondisi buruh migran di dunia dan mendesak agar undang-undang yang bisa melindungi kaum buruh dibentuk.

"Kami adalah warga yang telah meninggalkan mimpi, hak, dan masa depan yang kami dambakan. Jangan bicara soal buruh migran tanpa melibatkan kami para buruh," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Lulusan SMA itu meninggalkan kampung halamannya untuk mengadu nasib menjadi TKW di Hong Kong.

Selain bekerja, Eni aktif membantu rekan-rekan seprofesinya di sana dan mengikuti kegiatan berbagai organisasi buruh migran.

Ia bahkan dipilih menjadi pemimpin aliansi buruh migran internasional IMA, yang mengantarnya untuk berpidato di pembukaan KTT PBB itu. (*)

Sumber: VOA
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas