Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Meninggal Saat Detik-detik Proklamasi, Makam Eksponen Pejuang 45 Ditandai Bambu Runcing

Pemancangan bambu runcing digelar di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bonoloyo Solo, Jumat (21/10/2016).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Mohamad Yoenus

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Bayu Ardi Isnanto

TRIBUNNEWS.COM, SOLO - Makam eksponen pejuang 45, HS Sumaryono dipancangi bambu runcing sebagai penghargaan terhadap jasanya membantu meraih kemerdekaan Republik Indonesia.

Pemancangan bambu runcing digelar di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bonoloyo Solo, Jumat (21/10/2016).

Ketua Dewan Harian Cabang (DHC) 45 Solo, Soedjinto memimpin prosesi tersebut di hadapan keluarga Sumaryono dan beberapa veteran.

Sumaryono dikenal sebagai pejuang yang rela berkorban demi kemerdekaan Indonesia.

"Di masa pimpinan Jenderal Sudirman, Sumaryono bergerilya mencari obat-obatan dan makanan ke Pacitan," kata isteri Sumaryono, Endang Sri Sundari.

Sumaryono meninggal saat detik-detik proklamasi 17 Agustus 2010 pada usia 78 tahun.

Rekomendasi Untuk Anda

Adapun prosesi dilakukan dengan pengalungan bunga melati pada bambu runcing.

Selain itu juga digelar doa bersama untuk arwah Sumaryono. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas