Para Legenda Sepak Bola Dunia Ini Ternyata Punya Saudara yang Juga Pesepak Bola
Tak banyak diketahui, 5 legenda sepak bola ini punya saudara sesama pemain
Editor:
Content Writer
TRIBUNNEWS.COM - Dunia sepak bola telah melahirkan banyak pemain hebat yang namanya terukir dalam sejarah. Menariknya, sejumlah legenda tersebut ternyata memiliki saudara kandung yang juga berkarier di lapangan hijau.
Fenomena pesepak bola bersaudara memang bukan hal baru. Namun, tidak banyak yang mengetahui bahwa beberapa legenda pernah bersaing, berjaya, bahkan mengalami dinamika hubungan yang unik di luar lapangan.
Berikut adalah lima pasang legenda sepak bola dunia yang memiliki ikatan darah.
5 Legenda Sepak Bola yang Bersaudara
-
Bobby dan Jack Charlton
Bobby dan Jack Charlton merupakan dua bersaudara yang sama-sama menjadi bagian dari skuad Inggris saat menjuarai Piala Dunia 1966. Bobby dikenal sebagai gelandang bergaya elegan, sedangkan Jack tampil sebagai bek tengah tangguh.
Di level klub, keduanya menjadi legenda di tim masing-masing. Bobby menghabiskan sebagian besar kariernya di Manchester United, sementara Jack menjadi ikon di Leeds United.
Meski sukses bersama di lapangan hijau, hubungan pribadi keduanya justru tidak selalu harmonis. Bobby dan Jack diketahui sempat tidak saling berbicara selama bertahun-tahun.
2. Diego dan Hugo Maradona
Diego Maradona diakui sebagai salah satu pesepak bola terhebat sepanjang masa. Sang legenda Argentina ini sukses membawa negaranya meraih gelar Piala Dunia 1986 dan menjadi ikon sepak bola dunia dengan nomor punggung 10 yang ikonik.
Adiknya, Hugo, meniti jalur yang sama dengan memulai karier di Argentinos Juniors. Meski tak mencapai level setinggi sang kakak, Hugo sempat merumput di sejumlah klub Eropa, seperti Ascoli, Rayo Vallecano, dan Rapid Vienna.
Hugo juga pernah membela Argentina di level junior, tepatnya pada kategori di bawah 16 tahun.
3. Uli dan Dieter Hoeneß
Lahir di Ulm, Jerman Selatan, Uli dan Dieter Hoeneß sama-sama tumbuh menjadi pesepak bola sukses sekaligus legenda Bayern München. Uli menghabiskan seluruh kariernya di Bayern dan mengoleksi 35 caps untuk timnas Jerman Barat sebelum cedera memaksanya pensiun di usia 27 tahun.
Setelah gantung sepatu, Uli justru tetap berpengaruh besar di Bayern. Ia menjabat sebagai pelatih, kemudian naik menjadi presiden klub.
Sementara itu, Dieter bergabung dengan Bayern setelah lebih dulu bermain untuk Stuttgart. Dieter juga tampil enam kali untuk Jerman Barat dengan torehan empat gol dan turut menjadi finalis Piala Dunia 1986.
4. Ronald dan Erwin Koeman
Ronald dan Erwin Koeman sama-sama menjadi pilar timnas Belanda saat menjuarai Piala Eropa 1988. Trofi tersebut menjadi gelar internasional pertama dalam sejarah sepak bola Belanda.
Ronald bermain sebagai sweeper dan menorehkan karier yang lebih gemilang. Ia meraih gelar juara Eropa bersama PSV Eindhoven dan Barcelona serta mengumpulkan total 78 caps untuk timnas Belanda.
Erwin yang bermain sebagai gelandang juga memiliki karier yang patut diapresiasi. Ia meraih dua gelar liga Belanda bersama PSV dan memenangi Piala Winners Eropa bersama klub Belgia, Mechelen. Erwin tercatat tampil 31 kali untuk timnas Belanda.
Baca tanpa iklan