Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bawa Bisnismu Naik Level lewat Kompetisi Berhadiah Rp500 Juta dari J&T Express

Tak cukup berani memulai, pebisnis muda butuh modal dan pendampingan agar bisnis naik level. J&T hadirkan kompetisi berhadiah Rp500 juta.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Bawa Bisnismu Naik Level lewat Kompetisi Berhadiah Rp500 Juta dari J&T  Express
Dok. J&T Express
SUPER SELLER COMPETITION - J&T Super Seller Competition membuka kesempatan bagi pebisnis muda untuk meraih total modal usaha gratis Rp 500 juta dengan pendaftaran gratis hingga 13 Juni 2026. 

TRIBUNNEWS.COM - Memulai usaha sejak masih kuliah atau baru lulus kini semakin menarik bagi anak muda. Hasil riset SMERU pada 2022 menunjukkan bahwa 73 persen anak muda tertarik untuk berbisnis.

Ketertarikan itu tidak lepas dari kehadiran media sosial dan platform digital. Lewat keduanya, produk bisa mulai dipasarkan dari lingkar pertemanan tanpa harus memiliki toko fisik terlebih dahulu.

Meski demikian, memiliki produk dan mendapatkan pembeli pertama baru menjadi langkah awal. Tantangan yang lebih besar justru sering kali muncul setelah bisnis mulai berjalan.

Fase itulah yang kerap menentukan arah sebuah bisnis anak muda. Pada titik ini, usaha bisa terus berjalan dalam skala yang sama atau mulai dikembangkan menjadi bisnis yang lebih serius dan berkelanjutan.

CEO sekaligus Founder Skin Game Michella Ham mengatakan, membangun bisnis membutuhkan komitmen besar. Sebab, setiap keputusan akan menentukan perkembangan usaha ke depan.

Menurut dia, pelaku usaha perlu memahami betul kebutuhan bisnisnya agar tidak salah langkah. Kesalahan dalam mengambil keputusan dapat membuat bisnis sulit naik level.

"Memiliki bisnis itu seperti memiliki anak yang harus dijaga sepenuh hati. Kita perlu memahami apa yang dibutuhkan bisnis. Kalau salah langkah, bisnis bisa sulit naik level. Oleh karena itu, pelaku usaha perlu tahan banting, berani belajar, dan tidak ragu bertanya kepada orang-orang yang lebih berpengalaman," ujar Michella dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunnews.com, Kamis (28/5/2026).

Rekomendasi Untuk Anda

Lantas, apa saja tanda bahwa sebuah bisnis sudah berjalan, tetapi belum benar-benar naik level? Berikut tiga hal yang perlu diperhatikan.

Baca juga: Industri Logistik Nasional Hadapi Tekanan Fuel Surcharge dan Kenaikan Tarif Pengiriman

  1. Pelanggan Ada, tetapi Modal Terus Habis untuk Memenuhi Pesanan Berikutnya

Bagi sebagian pebisnis muda, pendapatan yang masuk kerap habis untuk memenuhi kebutuhan produksi dan pesanan berikutnya. Akibatnya, mereka memiliki ruang terbatas untuk menambah stok, memperbaiki kemasan, memperluas promosi, hingga memperluas pasar.

Pada fase ini, tambahan modal dapat menjadi dorongan penting. Dengan begitu, bisnis tidak hanya terus berjalan, tetapi juga bertumbuh.

2. Produk Sudah Laku, tetapi Belum Siap untuk Diekspansi

Sebuah produk bisa saja laku di lingkungan kampus atau komunitas. Meski begitu, produk tersebut belum tentu siap menjangkau pasar yang lebih luas.

Untuk naik level, pebisnis muda perlu menguji tidak hanya daya tarik produk, tetapi juga harga, konsistensi kualitas, kapasitas produksi, kesiapan pengiriman, hingga strategi pemasaran kepada konsumen baru. Dengan pondasi tersebut, bisnis akan lebih siap berkembang secara berkelanjutan.

3. Sibuk Berjualan, tetapi Belum Punya Akses Belajar dari Orang yang Lebih Berpengalaman

Menjalankan bisnis sendiri sering kali membuat pebisnis muda fokus pada operasional sehari-hari. Akibatnya, mereka belum memiliki banyak ruang untuk memikirkan pengembangan usahanya.

Sementara itu, akses terhadap mentor, jejaring, dan kesempatan menguji strategi tidak selalu mudah bagi mahasiswa ataupun fresh graduate. Padahal, insight dari sosok yang memahami pasar dapat membantu mereka memperkuat produk, memperbaiki strategi, serta membawa bisnis berkembang lebih terarah.

Kompetisi Bisnis Sebagai Momentum Bagi Pebisnis Muda untuk Naik Level

Bagi mahasiswa dan fresh graduate yang telah menjalankan bisnis, tetapi masih menghadapi tantangan untuk berkembang, kompetisi bisnis dapat menjadi salah satu momentum untuk membawa usaha mereka naik level.

Selain membuka akses terhadap tambahan modal, kompetisi juga memberi kesempatan bagi pelaku bisnis untuk menguji kesiapan usaha, memperoleh masukan, dan melihat peluang pengembangan secara lebih objektif.

Kesempatan tersebut dihadirkan oleh J&T Express melalui J&T Super Seller Competition. Kompetisi ini terbuka bagi mahasiswa aktif ataupun fresh graduate maksimal satu tahun setelah lulus yang telah menjalankan usaha minimal enam bulan dengan produk berupa barang yang dapat dikirim menggunakan jasa pengiriman.

Sebanyak 10 finalis akan mendapatkan dana inkubasi masing-masing Rp20 juta. Sementara itu, tiga pemenang utama akan memperoleh hadiah sebesar Rp100 juta, Rp75 juta, dan Rp50 juta, serta tabungan usaha dari BCA masing-masing senilai Rp25 juta.

Tak hanya dukungan modal, peserta juga berkesempatan mendapatkan insight langsung dari para juri, termasuk Raditya Dika dan Michella Ham. Melalui pengalaman dan perspektif para juri, pebisnis muda diharapkan dapat lebih memahami potensi produknya, mengenali kebutuhan pasar, serta menyusun langkah pengembangan bisnis yang lebih relevan dan terarah.

Brand Manager J&T Express Herline Septia mengungkapkan bahwa tantangan wirausaha muda tidak berhenti pada keberanian untuk memulai bisnis. Ketika usaha mulai berjalan, mereka justru membutuhkan dukungan yang lebih beragam agar bisnisnya dapat bertumbuh lebih terarah.

"Ketika usaha mulai berjalan, mereka membutuhkan akses terhadap wadah pengembangan, dukungan modal, serta pendampingan yang relevan agar bisnisnya dapat bertumbuh lebih terarah. Melalui J&T Super Seller Competition, kami berharap, dapat membuka kesempatan bagi mahasiswa dan fresh graduate untuk mengembangkan potensi usahanya dan membawa bisnis mereka naik level," ujar Herline.

Pendaftaran J&T Super Seller Competition dibuka secara gratis hingga 13 Juni 2026 melalui bit.ly/SuperSellerCompetition2026. Adapun syarat dan ketentuan dapat diakses melalui jntdekatdihati.com/superseller.

Baca juga: Kebutuhan Izin Angkutan Barang Khusus Meningkat Seiring Pertumbuhan Logistik

Sesuai Minatmu
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Berita Terkini
Atas