Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Feryanto Hadi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Berbagai promosi digencarkan untuk mendukung kesuksesan Festival Jakarta Great Sale 2013 (FJGS) yang digelar 1 Juni-14 Juli mendatang.
Bahkan, penyelenggara FJGS menggandeng sebuah sebuah lembaga berpengalaman yakni Asosiasi Tour and Travel Indonesia (ASITA), untuk mempromosikan even ini ke negara-negara di Asia dan Timur Tengah.
"Kami selaku panitia penyelenggara FJGS 2013 mencoba membawa kemeriahan FJGS hingga ke kawasan Asia dan Timur Tengah. Salah satunya dengan penyebaran brosur ke wilayah Timur Tengah ke lokasi-lokasi yang potensial dikunjungi wisatawan diantaranya hotel, pusat perbelanjaan dan tempat-tempat wisata," kata Handaka Santosa, Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) sekaligus Ketua Panitia Pelaksana FJGS 2013, Kamis (23/5/2013).
Wiryanti Sukamdani, Ketua Badan Promosi Pariwisata Indonesia (BPPI) mengatakan, FJGS merupakan sebuah kesempatan untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Jakarta pada khususnya dan Indonesia secara umum, telah menjadi pusat wisata belanja.
"Kita semua berharap, dengan adanya event ini nanti, akan mampu menarik konsumen yang terbiasa berbelanja di luar negeri supaya dapat berbelanja di dalam negeri dengan barang-barang yang berkualitas sama dan tentunya dengan harga yang jauh lebih murah," ujar Wiryanti.
Dengan demikian, FJGS dapat menjadi salah satu tujuan wisata bagi wisatawan domestik maupun manca negara yang dapat meningkatkan devisa negara.
"Dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sendiri, berbagai program juga telah dipersiapkan untuk mendongkrak pariwisata Jakarta, diantaranya diskon paket wisata, diskon penginapan, tiket penerbangan murah dan sebagainya," kata Wiryanti.
Wiryanti menambahkan, dengan adanya dukungan tersebut, maka akan berdampak akan semakin kuatnya hubungan antara pelaku bisnis di Jakarta, meningkatkan jumlah pengunjung ke mall sebanyak 20 persen sekaligus meningkatkan pendapatan daerah.
Herna P Danuningrat selaku Ketua ASITA menjelaskan bentuk promosi yang dilakukan pihaknya di berbagai negara di Timur Tengah.
"Kami sudah tiga tahun lalu selalu mengadakan promosi yang berkitan pekerjaan dengan di Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Kami membuat even dan pameran di beberapa mall di Arab Saudi, Dubai dan Kuwait dan membagikan brosur-brosur yang dibuat dengan bahasa arab di sana," katanya.
Menurur Herna, negara-negara yang ada di Timur Tengah memang menjadi pasar strategis dalam dunia shopping. Sebab, kata dia, gaya hidup masyarakat Timur Tengah sudah begitu tinggi, termasuk dengan kebiasaan berbelanja.
"Saya sudah masuk ke beberapa toko dan mall di sana. Harga brandid item di sana jauh lebih mahal jika dibandingkan harga di Jakarta. Ini yang saya rasa akan membuat mereka tertarik untuk datang ke FJGS," kata dia.
Baca tanpa iklan