News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

‎KADIN Minta Budidaya Terumbu Karang Jadi Prioritas Nasional

Penulis: Edwin Firdaus
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Terumbu Karang

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Bidang Kelautan dan Perikanan mendesak pemerintah untuk segera menjadikan pembudidayaan Terumbu Karang menjadi prioritas nasional.

Langkah ini dinilai guna menyelamatkan habitat perikanan sebagai salah satu pendukung utama sektor kelautan dan perikanan.

Demikian hal itu dikatakan Wakil Ketua Umum KADIN Kelautan dan Perikanan Yugi Prayanto kepada wartawan, Senin (17/8/2015).

"Kami mendesak pemerintah agar budidaya dan konservasi Terumbu Karang menjadi prioritas nasional," ujarnya.

Menyitir data Korps Marinir TNI Angkatan Laut (AL), Yugi mengatakan, saat ini nilai Terumbu Karang secara global mencapai angka US$ 352.000 per hektare (ha) per tahun, yaitu berupa wisata, habitat ikan, perlindungan pantai.

Atau dengan kata lain, nilainya mencapai US$ 9,9 triliun secara global.

Selain itu, Terumbu Karang juga menurutnya memberikan manfaat bagi 94 negara, di dunia. Bahkan, lanjut Yugi, perkiraan manfaat bersih per tahun mencapai US$ 29,8 miliar.

Rinciannya, sektor Pariwisata US$ 9,6 miliar, sektor Perlindungan Pantai US$9 miliar, sektor Perikanan US$ 5,7 miliar, dan sektor Keragaman Hayati US$ 5,5 miliar.

Yugi juga menuturkan, bahwa manfaat Terumbu Karang bagi Indonesia adalah berupa potensi ekonomi dan pembangunan bagi kesejahteraan masyarakat. Terlebig ada 2014 lalu Indonesia memiliki 199 Kawasan Konservasi Laut seluas 16,45 juta ha, dan Cakupan Karang 2.517.858 ha.

Apalagi, kata dia, kemajuan upaya konservasi Kelautan, yaitu melalui pembentukan CTI-CFF (Indonesia, Malaysia, Filipina, Papua Nugini, Kepulauan Solomon, dan Timor Leste), telah dibentuk.

Tujuannya, untuk melakukan peningkatan kapasitas dipandang sebagai salah satu prioritas tertinggi bagi 6 negara CTI-CFF.

"Artinya, peluang Indonesia memperoleh manfaat lebih besar dari konservasi dan pembudidayaan Terumbu Karang, menjadi semakin besar," kata Yugi.

Dalam upaya mewujudkan budidaya dan konservasi Terumbu Karang, Yugi mengatakan, pihaknya juga telah melakukan langkah-langkah solutif yang bisa dijalankan bersama-sama dengan pemerintah.

"Dalam hal ini, KADIN Kelautan dan Perikanan secara proaktif juga melakukan langkah-langkah cepat dan responsif untuk menyelamatkan Terumbu Karang. Tujuannya, agar kinerja sektor Kelautan dan Perikanan tetap dapat berkontribusi positif bagi perekonomian nasional," kata Yugi.

Pertama, kata dia, KADIN Kelautan dan Perikanan akan bekerjasama dengan TNI AL untuk turun ke lapangan guna membersihkan Terumbu Karang. Pasalnya, pembersihan Terumbu Karang menjadi langkah utama yang harus dilakukan semua pihak dalam menjaga kelestarian ikan dan habitat laut lainnya.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini