News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Dorong Keberlanjutan, Adaro Raih Peringkat PROPER Emas dari KLH

Editor: Choirul Arifin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PROPER EMAS - Sebanyak 39 perusahaan penerima PROPER Emas 2026 dari Kementerian Lingkungan Hidup RI, Selasa, 7 April 2026. Perusahaan pemenang bergerak di sektor minyak, tambang, farmasi, hingga industri semen, satu diantaranya adalah PT Adaro Indonesia.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perusahaan tambang PT Adaro Indonesia (Adaro) meraih predikat PROPER pada Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup RI, baru-baru ini.

Penghargaan diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, kepada Presiden Direktur PT Adaro Indonesia, Priyadi, di Jakarta, Selasa, 7 April 2026.

Penghargaan PROPER Emas merupakan peringkat tertinggi yang diberikan kepada perusahaan-perusahaan yang terbukti mengelola lingkungan, dengan standar kepatuhan lebih dari yang diwajibkan termasuk melakukan upaya-upaya pengembangan masyarakat secara berkesinambungan.

Ini merupakan Penghargaan PROPER Emas yang kedelapan kalinya yang diraih Adaro. Adaro pertama kali meraih PROPER Emas tahun 2012, kemudian 7 kali berturut-turut sejak tahun 2019 hingga 2025.

Adaro terus berupaya menerapkan operational excellence yang terintegrasi dengan program lingkungan dan sosial, penguatan budaya inovasi  dan budaya sustainability di seluruh lini.

Baca juga: Perkuat Rantai Pasok Ramah Lingkungan, TMMIN Raih PROPER Emas dari KLH

“Sustainability menjadi bagian inti dari strategi bisnis dan operasional perusahaan kami. Pendekatan responsible dan sustainable mining kami terjemahkan dalam tata kelola, keunggulan operasional, inovasi berkelanjutan, serta hubungan yang bertanggung jawab dengan karyawan, lingkungan, dan masyarakat,” kata Presiden Direktur PT Adaro Indonesia, Priyadi.

Dia menjelskan, upaya perbaikan lingkungan yang berkesinambungan terus dilakukan Adaro untuk menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK) serta efisiensi energi di wilayah operasional. 

Demi mendukung tercapainya Sustainable Development Goals, perusahaan juga melakukan program pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan masyarakat lingkar tambang yang mandiri, cerdas, sejahtera dalam lingkungan yang lestari.

Baca juga: Intip Strategi Raksasa Jamu Peraih PROPER Emas 6 Kali Beruntun Ini dalam Melestarikan Lingkungan

 

Salah satu program inovasi sosial yang dijalankan adalah Program Taman Wisata Menanti Laburan di Kalimantan Selatan yang mengusung konsep edukasi lingkungan.

Priyadi menekankan, perusahaan senantiasa berupaya melakukan lebih dari yang diwajibkan (beyond compliance) melalui beberapa inisiatif yang bertujuan untuk terwujudnya keunggulan di bidang operasi, keselamatan dan kesehatan kerja, perlindungan lingkungan hidup, dan inovasi sosial.  

Total 39 Penerima PROPER Emas

Sebelumnya, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) telah mengumumkan perusahaan yang meraih penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (Proper) Emas 2026.

Perusahaan pemenang bergerak di sektor minyak, tambang, farmasi, hingga industri semen. Total ada 39 perusahaan penerima PROPER Emas 2026, berikut rinciannya:

  • PT Badak NGL
  • PT PLN Indonesia Power PLTGU Priok
  • PT Pertamina Patra Niaga - Integrated Terminal Jakarta
  • Star Energy Geothermal (Wayang Windu) Ltd
  • PT Pertamina Geothermal Energy Area Kamojang
  • PT PLN Indonesia Power PLTP Kamojang Darajat
  • PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero)
  • PT Pertamina Gas - Southern Sumatera Area
  • PT PLN Indonesia Power PLTP Gunung Salak
  • PT Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit VI Balongan
  • PT Aisin Indonesia
  • PT PLN Nusantara Power UP Muara Tawar
  • PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia - Karawang Plant
  • PT PLN Nusantara Power UP Cirata PT Bio Farma (Persero)
  • PT PLN Indonesia Power PLTGU Grati
  • PT Pertamina Patra Niaga - Integrated Terminal Surabaya
  • PT Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit IV Cilacap
  • PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk
  • PT Pertamina Patra Niaga - Integrated Terminal Semarang
  • PT Polytama Propindo
  • PT PLN Nusantara Power UP Gresik
  • PT Bridgestone Tire Indonesia - Karawang
  • PT Pertamina Gas - Area Jawa Bagian Timur
  • PT PLN Indonesia Power PLTA Mrica
  • PT Kaltim Methanol Industri
  • PT Pertamina Gas - Area Kalimantan - SKG Bontang
  • PT PLN Indonesia Power PLTA Mrica Wonogiri
  • PT Timah Tbk - Pengolahan dan Peleburan Mentok
  • PT Pupuk Kaltim
  • PT PLN Nusantara Power UP Muara Karang
  • PT Pertamina Geothermal Energy Area Ulubelu
  • PT Indomakmur Sawit Berjaya
  • PT PLN Indonesia Power PLTG Borang
  • PT Perusahaan Gas Negara Tbk. - Stasiun Pagardewa
  • PT Adaro Indonesia
  • PT Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit III Plaju
  • PT Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk. - Pabrik Citeureup
  • PT Mitra Stania Prima

Sebanyak 243 perusahaan lainnya mendapatkan Proper Hijau. Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) KLH, Rasio Ridho Sani menyampaikan Proper adalah program penilaian kinerja yang bertujuan meningkatkan kepatuhan perusahaan.

"Proper juga merupakan instrumen pengawasan dan pembinaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengelolaan Hidup yang menggunakan pendekatan public disclosure."

"Kami melakukan penilaian kinerja perusahaan, kemudian kami menyampaikan hasil penilaian kinerja ini kepada publik," ungkap Rasio di acara Anugerah Lingkungan Proper 2026, Selasa (7/4/2026).

Sumber: Kontan

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini