Indonesia kalah dari Myanmar 3.844 dan Vietnam 8.917 bahkan terpaut jauh dari Singapura yang mencapai 28.235 insinyur per satu juta penduduk. Atas dasar itu, peningkatan kapasitas lewat program vokasi akan sangat membantu dalam penyediaan pasar tenaga kerja yang dibutuhkan dunia industri.
"Tenaga kerja terampil siap pakai ini setidaknya bisa meminimalisasi defisit tenaga ahli profesional dan insinyur di proyek-proyek infrastruktur kelistrikan," pungkas Heru.
Baca tanpa iklan