Dengan besarnya biaya itu, Pertamina menghitung akan ada tambahan operating expenses (OPEX) hingga Rp 1 triliun untuk BBM Satu Harga.
"Kami pernah submit Rp 800 miliar hingga Rp 1 triliun untuk operasi tambahan biaya opex-nya di luar yang rutin. Itu jika beroperasi penuh 54 lokasi," ujarnya.
Jika ditambah dengan pembangunan 52 lembaga penyalur BBM Satu Harga tahun depan, biaya operasi Rp 2 triliun–Rp 3 trillun hingga 2019.
Reporter: Febrina Ratna Iskana
Baca tanpa iklan