News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Toko Kartu Legendaris 'Hallmark' Bangkrut

Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Begitu simbol gulung tikar mencuat di seantaro toko, para pembeli mulai mengeluarkan ponsel dan mengabarkan saudara maupun rekan mereka bahwa Hallmark segera tutup.

"Hati saya remuk," kata seorang pelanggan, Ruth Malakas.

Selama bertahun-tahun, ujar Gregory, ia dan Diane telah membantu pelanggan dalam memberi rekomendasi kartu yang tepat. Membaca suasana kebatinan pelanggan telah menjadi spesialisasi tersendiri bagi Gregory dan Diane.

"Jika Diane merasakan ada orang sedang galau atau memiliki masalah, dia merasa bertanggungjawab untuk mengobarkan semangat mereka,” ucap Gregory.

Dalam pernyataan resminya, pihak Paramus Park Mall mengatakan, Hallmark merupakan bagian tak terpisahkan dari pusat belanja itu.

“Hallmark telah menjadi penyewa bernilai tinggi selama beberapa dekade. Meskipun kami selalu sedih melihat penyewa pergi, kami memahaminya sebagai kesempatan untuk menghadirkan pengalaman baru serta mengembangkan mal,” demikian pernyataan resmi Paramus Park Mall.
Gregory dan Diane telah ditawari kesempatan untuk menyewa ruang lain di mal.

Namun, mereka memutuskan tak mengambilnya karena besarnya biaya relokasi serta kekhawatiran akan anjloknya pendapatan di tengah guncangan ritel.

Mereka juga ingin menikmati masa pensiun dengan nyaman. Saat ini, diketahui Gregory berusia 70 tahun dan Diane berusia 66 tahun.

"Kami masih menjual banyak kartu,” pungkas Gregory.

Berita Ini Sudah Dipublikasikan di Kompas.com, dengan judul: Toko Kartu Legendaris “Hallmark” Gulung Tikar

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini