News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Rupiah Terus Menguat di Bawah Level Rp 14.200

Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi mata uang rupiah dan dolar AS.

Amandemen ini bertujuan untuk menghindarkan Inggris dari perceraian tanpa kesepakatan dengan Uni Eropa (No Deal Brexit) dengan cara memberikan waktu tambahan bagi parlemen untuk meloloskan undang-undang baru.

Jika amandemen disetujui nantinya, Perdana Menteri Inggris Theresa May harus berusaha memundurkan tanggal perceraian Inggris dengan Uni Eropa yang sejatinya dijadwalkan pada 29 Maret, menjadi 31 Desember 2019, jika anggota parlemen tetap tak menyetujui kesepakatan Brexit yang diajukannya hingga tanggal 26 Februari.

Dengan dukungan dari Partai Buruh, amandemen ini memiliki peluang yang besar untuk dapat diloloskan.

Sebelumnya, anggota parlemen dari partai lain termasuk Partai Konservatif yang merupakan partai pimpinan May sudah menyatakan dukungannya bagi amandemen Cooper.

Nasib dari amandemen Cooper akan ditentukan pada saat May kembali bertemu dengan anggota parlemen pada 29 Januari.

Dengan adanya harapan bahwa No Deal Brexit bisa dihindari, pound menjadi memiliki pijakan yang kokoh untuk menguat.

Wajar jika pelaku pasar begitu mengapresiasi kemungkinan absennya No Deal Brexit, mengingat perpisahan tanpa kesepakatan apapun dengan Uni Eropa diproyeksikan akan menciptakan kekacauan di negara dengan perekonomian terbesar ketujuh di dunia tersebut. (kontan.co.id/cnbc indonesia)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini