Adapun untuk layanan operasional segmen Jabodetabek Airport Connexion mengalami pemberhentian operasional di pertengahan Maret 2020.
Untuk memastikan perseroan dapat bertahan menghadapi krisis ekonomi ini, perseroan melakukan efisiensi besar-besaran sehingga biaya tetap (fixed cost) menjadi sangat kecil mengikuti penurunan pendapatan.
Perseroan juga melakukan reschedule terhadap kewajiban pada bank/leasing namun kewajiban LRNA relatif kecil.
"Seiring dengan mulai dilonggarkannya aturan PSBB dan mulai menggeliatnya bisnis di Indonesia, secara perlahan – lahan perseroan juga telah meningkatkan jumlah armada dan layanan yang dioperasikan," katanya.
Baca tanpa iklan