“Dengan meminimalisir variasi, akan sedikit grup yang dibentuk untuk merangkai bunga. Dan yang ikut merangkai juga dipastikan dalam keadaan sehat,” katanya, Sabtu (21/1/2021).
Tentu saja harus dengan menjaga protokol kesehatan yang sudah diterapkan oleh pemerintah.
Di sisi lain ada hal positif yang muncul selama pandemik ini.
Terkendala gerak langkah justru tidak menghalangi florist untuk terus berinovasi.
Dahulu florist sering mengutamakan bunga asli (fresh) yang digunakan sebagai bahan merangkai bunga.
Tapi saat pandemik cukup sulit untuk menghadirkannya.
“Untuk menyiasatinya kami berimprovisasi dengan menggunakan bunga tiruan (artificial) hingga bunga kering,” ucapnya.
Baca tanpa iklan