Selain itu, Fankar menegaskan tata kelola perusahaan harus tetap memperhatikan rambu-rambu risk manajemen yang baik dalam menangkap peluang untuk tumbuh.
“Manajemen risiko pada perusahaan sangat penting, dan harus dipersiapkan. Data bisa sama, namun pembacaanya berbeda, bahkan bisa kontradiktif,” jelas Fankar.
Bagi perusahaan asuransi, lanjutnya, proteksi kendaraan bermotor memiliki risiko yang tinggi, karena kecelakaan bisa terjadi kapan saja, meskipun membawa kendaraan hati-hati namun tetap saja ada risiko di jalanan.
Untuk itu tidak cukup dengan membaca data hanya dari internal, tetapi juga sumber dari luar perusahaan.
Baca tanpa iklan