News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Prediksi IHSG Hari Ini, Ada Peluang Menguat Dalam Jangka Pendek

Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pengunjung melintas di dekat papan elektronik yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis (2/3/2023), ditutup naik 0,18 persen ke posisi 6.857,41.

Perdagangan saham pada hari ini, Jumat (3/3/2023) diprediksi bakalan mengekor hari sebelumnya.

Hal ini diprediksi oleh analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana.

Baca juga: Analis: IHSG Masih Dibayangi Tekanan yang Cukup Besar

Dalam time frame yang lebih kecil, kata Herditya, pergerakan IHSG sedang membentuk pola triangle untuk membentuk wave (x) atau wave (b) dari wave [ii].

"Hal tersebut berarti, pergerakan IHSG masih berpeluang menguat dalam jangka pendek untuk menguji kembali area 6.872-6.898," kata dia, Jumat (3/3).

Namun, Herditya mengingatkan, investor dan pelaku pasar untuk tetap waspada akan adanya potensi koreksi ke rentang 6.712-6.759 apabila IHSG menembus support 6.781.

Berikut ini rekomendasi saham pilihan untuk perdagangan hari ini.

1. PT Ciputra Development Tbk (CTRA)

CTRA ditutup menguat 0,5% ke Rp 985 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Kami perkirakan, posisi CTRA sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave 3, sehingga meskipun terkoreksi diperkirakan akan cenderung terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Rekomendasi: Buy on weakness Rp 960-Rp 980
Target harga: Rp 1.050, Rp 1.100
Stop loss: Di bawah Rp 940

2. PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA)

ESSA ditutup terkoreksi 2,4% ke Rp 1.035 dan masih didominasi oleh munculnya tekanan jual. Posisi ESSA diperkirakan sedang berada di wave (iv) dari wave [iii], sehingga koreksi ESSA akan terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Rekomendasi: Buy on weakness Rp 1.000-Rp 1.030
Target harga: Rp 1.135, Rp 1.200
Stop loss: Di bawah Rp 960

3. PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk (PNBS)

PNBS ditutup flat ke Rp 66 pada perdagangan kemarin (2/3) dan masih tertahan oleh MA20. Selama PNBS tidak terkoreksi ke bawah Rp 64 sebagai stop loss, maka posisi PNBS sedang berada di awal wave (iii) dari wave [iii].

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini