Selanjutnya, per 7 Maret 2023, sudah terdapat 2.558 satuan kerja di K/L/PD yang telah melakukan penginputan detailing data kebutuhan produk dalam negeri dengan total nilai komitmen sebesar Rp 134,03 triliun yang perlu segera dipenuhi oleh produsen dalam negeri.
"Selama tiga hari pelaksanaan business matching, nilai komitmen tersebut meningkat sebesar Rp 53 triliun, setelah sebelumnya proses detailing juga dilakukan sejak awal Januari 2024," jelas Menperin.
Dari data tersebut, konstruksi bangunan sipil jalan dan gedung perkantoran menjadi pengadaan yang paling banyak dibutuhkan oleh K/L/PD.
Selain itu, juga terdapat senjata dan amunisi, bahan bakar, mesin keperluan khusus, serta bahan farmasi dalam negeri.
Baca tanpa iklan