News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pusat Data Nasional II Kominfo Akan Dibangun di KEK Nongsa Batam

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Choirul Arifin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Direktur PT Taman Resor Internet, Badan Usaha Pembangun dan Pengelola KEK Nongsa Peters Vincent di KEK Nongsa Batam, Kamis (28/6/2024).

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan membangun Pusat Data Nasional (PDN) II di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Batam.

Direktur PT Taman Resor Internet,  Badan Usaha Pembangun dan Pengelola KEK Nongsa Peters Vincent mengatakan, pembangunan PDN II akan dimulai pada 2025.

Peters menerangkan, di KEK Nongsa akan ada sembilan data center. Saat ini, terdapat delapan yang sudah mengisi plot tersebut. Sedangkan, terdapat tiga yang sudah mulai pembangunan.

"Jadi dari Kominfo sudah selesai cut and field. Rencananya sih awal-awal tahun depan sudah mulai pembangunan," ujar Peters di Nongsa Digital Park, Batam, Kamis (27/6/2024).

Baca juga: Garuda: Gangguan Layanan Imigrasi di Bandara Bikin Penerbangan Internasional Delay

Peters menerangkan, pembangunan pusat data di KEK Nongsa merupakan investasi padat modal. Terdapat lima pusat data internasional yang masuk untuk membangun pusat data di ekosistem KEK Nongsa.

"Selain pemerintah, ada yang dari Singapura, Hong Kong, Shanghai, ada yang dari New Zealand,” kata Peters.

Peters menjelaskan bahwa saat ini Badan Usaha Pembangun dan Pengelola KEK Nongsa terus bekerja sama dengan Bea Cukai untuk memasukkan peralatan dari luar negeri. Batam dipilih karena memiliki lokasi strategis.

Baca juga: PDN Diserang Ransomware: BSSN Disindir Seperti Peramal Mama Lauren, Menkominfo Didesak Mundur

Pertama, Batam memiliki zona geografis yang aman, tidak termasuk dalam daerah cincin api atau ring of fire. Kedua, lokasi Batam yang hanya sekitar 2-3 kilometer (km) dengan Tanjung Bemban.

"Titik pertemuan jalur kabel (subsea cable) internasional yang menghubungkan kota-kota di Indonesia, Malaysia, Singapura, hingga Hong Kong dan pesisir barat Amerika Serikat," kata dia.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini