Menurut data BP Tapera, per 23 Juli 2024 BTN Syariah telah menyalurkan pembiayaan untuk 20.773 unit dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Meski tumbuh agresif, kualitas pembiayaan terus mengalami perbaikan. Rasio Non Performing Financing turun dari 3,3 persen di Juni 2023 menjadi 2,8 persen di Juni 2024.
Berkat penurunan NPF, BTN mengalokasikan pencadangan yang lebih sedikit di mana NPF coverage turun daru 158 persen menjadi 125 persen.
"Kinerja organik BTN Syariah sejauh ini menunjukkan tren yang sangat positif. Namun kami juga masih membuka peluang dan mempelajari situasi di market untuk pertumbuhan anorganik di masa mendatang," pungkasnya.
Baca tanpa iklan