Kelebihan ini yang membuat Bitcoin dilirik sebagai alat investasi yang menarik, terutama dalam menghadapi resesi ekonomi, inflasi dan devaluasi mata uang fiat.
Lonjakan harga Bitcoin diprediksi akan terus terjadi hingga tahun depan.
Baca juga: Harga Bitcoin Catat Rekor Baru Senilai Rp1,7 Miliar, Apa Penyebabnya?
Peter Brandt, seorang pedagang komoditas kawakan, yakin bahwa BTC dapat melipatgandakan valuasinya terhadap emas, naik hingga 89 ons per BTC.
Meski Bitcoin mencatatkan lonjakan tajam, namun para analis memperingatkan investor agar berhati-hati lantaran Bitcoin tidak memiliki regulasi yang mengikat.
Hal ini dikhawatirkan bakal menjadi faktor yang dapat menghambat adopsinya Bitcoin sebagai alat investasi jangka panjang yang stabil.
Baca tanpa iklan