“Saat ini, Indonesia butuh keberagaman layanan perbankan syariah yang nyaman dan aman bagi masyarakat Indonesia,” tutur Emir.
Hingga saat ini, BTN Syariah masih menunggu restu dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melanjutkan proses spin-off tersebut.
Sebelumnya, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan ada dua bank syariah baru yang akan memiliki aset yang cukup besar. Mahendra berharap dalam jangka menengah, pemain baru tersebut dapat tumbuh besar dan bersaing dengan bank syariah terbesar di Indonesia.
“Tapi kita harapkan bisa cepat dan kita terus finalisasi (spin-off BUS). Mudah-mudahan satu bank selesai dalam waktu dekat,” ujar Mahendra.
Baca tanpa iklan